Polres Demak Amankan Pertandingan PSD Demak Lawan Persibat

  • 29 Jan 2026 10:02 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Sebanyak 115 personel Polres Demak diterjunkan untuk mengamankan jalannya pertandingan. PSD Demak melawan Persibat Batang. Pertandingan berlangsung dalam Grup B Liga 4 Jawa Tengah di Stadion Sultan Fatah Demak, Rabu, 28 Januari 2026.

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra memimpin langsung pengamanan laga. Ia mengatakan, pengamanan bertujuan memberikan rasa aman bagi penonton, pemain, dan ofisial tim.

“Pengamanan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar, aman, dan kondusif bagi penonton maupun pemain,” kata AKBP Samel. Ia menyebut koordinasi dilakukan bersama instansi terkait, pengelola stadion, dan perwakilan suporter BODEM Mania.

Kapolres menegaskan seluruh personel tidak meremehkan potensi kerawanan yang dapat muncul. Pengamanan harus dilaksanakan secara maksimal untuk mencegah gangguan kamtibmas.

Menurutnya, tingginya antusiasme penonton perlu diimbangi manajemen pengamanan yang komprehensif. “Jangan underestimate, pastikan pengamanan berjalan dengan sebaik mungkin agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

Dalam apel, Kapolres menekankan keamanan penonton, pemain, dan ofisial sebagai prioritas utama. Personel diminta bertindak profesional, humanis, tegas, serta menghindari provokasi.

Ia juga mengingatkan agar setiap petugas memahami zona ring pengamanan. Pencegahan konflik harus diutamakan melalui koordinasi, komunikasi, dan disiplin komando.

Kapolres menegaskan zero tolerance terhadap miras, senjata tajam, flare, petasan, dan tindakan anarkis. Seluruh pengamanan wajib berpedoman pada SOP sesuai Peraturan Polri Nomor 10 Tahun 2002.

Sterilisasi ring satu, dua, dan tiga dilakukan sebelum pertandingan dimulai. Pemeriksaan barang bawaan penonton dilaksanakan secara ketat di setiap pintu masuk stadion.

Manajemen arus lalu lintas juga menjadi fokus pengamanan. Personel mengatur pergerakan suporter dan lokasi parkir agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Ia menegaskan kesiapan fisik dan manajerial menjadi kunci keberhasilan pengamanan. “Penyelenggaraan pertandingan sepak bola dengan massa besar memiliki tingkat risiko keamanan yang kompleks,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....