Operasi Pencarian Korban Kecelakaan Laut di Pati Dihentikan Sementara
- 28 Jan 2026 17:30 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Pati – Operasi pencarian korban kecelakaan laut di perairan Pati resmi dihentikan sementara setelah dilaksanakan selama tujuh hari. Keputusan tersebut diambil melalui evaluasi bersama seluruh unsur SAR dengan mempertimbangkan keselamatan personel serta efektivitas pencarian lanjutan.
Hasil evaluasi itu disampaikan langsung oleh Satpolairud Polresta Pati kepada keluarga nelayan yang menjadi korban di Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Rabu, 28 Januari 2026. Penyampaian dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan transparansi penanganan peristiwa.
Pertemuan dihadiri unsur TNI AL, Basarnas, perangkat desa, serta perwakilan nelayan setempat. Tim dipimpin Wakil Kepala Satuan Polairud Polresta Pati AKP Budi Santoso yang menyampaikan perkembangan terakhir operasi pencarian.
Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan menegaskan, seluruh prosedur pencarian telah dilakukan secara maksimal sesuai standar operasional. “Kami mengerahkan personel, peralatan, dan koordinasi lintas instansi demi memperluas jangkauan pencarian korban,” ujarnya kepada keluarga.
Operasi SAR dilaksanakan sejak 22 hingga 28 Januari 2026 dengan area pencarian meliputi perairan Pati dan sebagian pesisir Kabupaten Rembang. Tim gabungan menyisir laut terbuka dan garis pantai, namun hingga batas waktu operasi korban belum ditemukan.
Evaluasi bersama seluruh unsur SAR kemudian menghasilkan keputusan penghentian sementara operasi. “Keputusan ini diambil melalui koordinasi menyeluruh, tetap mengedepankan nilai kemanusiaan serta kesiapsiagaan jika ditemukan petunjuk baru,” katanya.
| Baca juga: Truk Terguling Tewaskan 2 Pengendara |
Kepolisian menyampaikan empati mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam upaya pencarian korban kecelakaan laut tersebut.
Diberitakan sebelumnya, dua nelayan dilaporkan hilang tenggelam akibat perahu terbalik di Perairan Banyutowo, Pati. Peristiwa tersebut terjadi Rabu, 21 Januari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB.
Salah satu korban ditemukan mengapung di perairan utara Juwana pada Jumat, 23 Januari 2026 pagi. Sementara, satu nelayan lainnya belum berhasil ditemukan hingga kini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....