Polres Demak Siapkan Pengamanan Komprehensif Liga 4 Jateng
- 28 Jan 2026 05:44 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Demak: Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, mengingatkan bahwa sepak bola merupakan olahraga rakyat yang sangat dicintai masyarakat. Namun, ia juga menyoroti potensi kerawanan yang mungkin muncul akibat tingginya antusiasme suporter jika tidak ditangani dengan manajemen pengamanan yang tepat.
Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) pengamanan kompetisi Liga 4 Jawa Tengah di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Demak, Selasa 27 Januari 2026.
“Belajar dari berbagai evaluasi pertandingan sebelumnya, ada beberapa poin krusial yang perlu kita tekankan. Pengamanan harus berpedoman pada SOP yang ketat sesuai Peraturan Polri Nomor 10 Tahun 2002. Tidak boleh ada tindakan di luar prosedur. Keselamatan penonton dan pemain adalah prioritas tertinggi,” tegas Kapolres dalam rilisnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengaturan zona pengamanan dengan memastikan sterilisasi ring 1, ring 2, dan ring 3. Pemeriksaan barang bawaan penonton harus dilakukan secara teliti guna mencegah masuknya barang terlarang seperti senjata tajam, minuman keras, maupun flare ke dalam stadion.
“Penyelenggaraan pertandingan sepak bola dengan massa besar memiliki tingkat risiko keamanan yang kompleks. Kita dituntut tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga secara manajerial,” jelasnya.
Menurutnya, kehadiran seluruh unsur dalam Rakor Linsek bertujuan untuk memitigasi potensi gangguan nyata, mulai dari konflik antarsuporter, pelanggaran kapasitas stadion, hingga gangguan arus lalu lintas yang dapat menghambat aktivitas masyarakat luas.
Kapolres juga menekankan kepada panitia pelaksana agar memastikan kelayakan stadion, mulai dari kesiapan pintu darurat, ketersediaan tim medis, hingga sistem pencahayaan, guna menghindari insiden yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.
“Pengamanan ini tidak bisa berdiri sendiri. Komunikasi antarinstansi, baik Polri, TNI, maupun steward di dalam stadion, harus berjalan linier dan terintegrasi melalui satu komando yang jelas,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan, pengamanan harus berpedoman pada SOP yang ketat sesuai Peraturan Polri Nomor 10 Tahun 2002. Tidak boleh ada tindakan di luar prosedur. Keselamatan penonton dan pemain adalah prioritas tertinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....