PLN Gerak Cepat Pulihkan Listrik di Purbalingga
- 27 Jan 2026 20:43 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purbalingga - PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Purwokerto bergerak cepat melakukan penanganan gangguan dan pemulihan pasokan listrik akibat banjir dan longsor. Pemulihan listrik dilakukan saat cuaca ekstrem melanda Desa Serang dan sekitarnya, Kabupaten Purbalingga, pada Sabtu 24 Januari 2026.
Hingga Selasa 27 Januari 2026, kerja cepat tim PLN berhasil memulihkan sekitar 80 persen sistem kelistrikan di wilayah Desa Blambangan, Gunung Malang, Kaliurip, dan Serang Bawah. Hal ini membuat sebagian besar pelanggan kembali menikmati aliran listrik secara bertahap.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Bramantyo Anggun Pambudi menjelaskan, PLN terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada. Tujuannya guna mempercepat proses penormalan pasokan listrik bagi 150 pelanggan di sekitar Desa Gunung Malang dan sebagian Desa Kaliurip.
Akibat bencana ini, kata dia, sejumlah jaringan kelistrikan ikut terdampak, meliputi kerusakan 10 jaringan tegangan menengah (JTM). Selain itu juga ambrolnya 2 jaringan tegangan rendah (JTR), serta 10 tiang listrik yang tertimbun material longsor dan terseret arus banjir.
Ia menjelaskan, tak kurang dari 750 pelanggan dan 15 gardu distribusi ikut terdampak dalam bencana ini. Untuk mempercepat pemulihan, PLN mengerahkan 37 personel gabungan yang terdiri atas tim Pelayanan Teknik (Yantek) dan Pelayanan Ketenagalistrikan PLN.
Ikut dilibatkan tim teknik Unit Layanan Pelanggan (ULP) dan UP3, serta mitra preventif korektif. Seluruh personel PLN dikerahkan dan ditempatkan di titik-titik terdampak untuk melakukan pengamanan jaringan, penanganan kondisi darurat, serta perbaikan infrastruktur kelistrikan.
Setiap tahapan pekerjaan dijalankan secara sistematis dan terukur dengan mengedepankan keselamatan petugas serta keamanan masyarakapercepata. Ini sebagai upaya percepatan pemulihan pasokan listrik agar sistem kembali andal dan aktivitas warga dapat segera pulih.
Upaya pemulihan juga dilaksanakan melalui koordinasi intensif bersama pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, serta para pemangku kepentingan terkait. Sinergi lintas sektor ini bertujuan untuk mempercepat isolasi titik gangguan, memperlancar akses pekerjaan, serta memastikan seluruh tahapan proses berjalan aman dan terkendali.
Bramantyo menegaskan, kehadiran PLN dalam situasi darurat merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kontinuitas layanan kepada masyarakat. “PLN selalu hadir dan responsif dalam setiap kondisi, termasuk saat terjadi bencana,” jelasnya.
Menurutnya, penanganan dilakukan secara terintegrasi agar pasokan listrik dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Saat ini, proses pemulihan di wilayah terdampak bencana terus dilanjutkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi akses lokasi yang masih memerlukan penanganan lebih lanjut.
Ia menjelaskan, PLN memastikan seluruh pekerjaan tiang instalasi dan perbaikan konstruksi dilaksanakan sesuai standar keselamatan dan kualitas. Ini supaya pasokan listrik dapat segera pulih dan melayani seluruh pelanggan secara optimal.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kelistrikan di wilayah terdampak banjir dan longsor selama cuaca ekstrem masih berlangsung. Pelaporan gangguan dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal resmi PLN lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....