Tertabrak Kereta Api, Pejalan Kaki Meninggal

  • 24 Jan 2026 18:30 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo - Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan jurusan Pasar Senen–Surabaya Gubeng. Peristiwa itu terjadi di Desa Dewi, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jumat, 23 Januari 2026 malam.

Kapolsek Bayan, AKP Tulus Priyanto menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh masinis Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan. Masinis itu melaporkan kejadian kepada petugas jaga Stasiun Jenar.

Masinis menyampaikan bahwa di jalur rel KM 482+1 telah terjadi insiden seorang warga tertabrak kereta api. “Petugas Stasiun Jenar kemudian menghubungi Polsek Bayan dan Polres Purworejo untuk melaporkan kejadian tersebut,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu, 24 Januari 2026.

Dengan adanya laporan tersebut, kata dia, aparat kepolisian yang terdiri atas anggota SPKT Polsek Bayan, Pamapta Polres Purworejo segera mendatangi lokasi kejadian. Ikut dilibatkan, Unit Reskrim, Unit Identifikasi (Inafis), Piket Satreskrim Polres Purworejo, serta tim medis dari Puskesmas Bayan dan PMI.

“Setibanya di lokasi, petugas mendapati korban dalam kondisi meninggal dunia di jalur rel kereta api. Korban diduga kuat tertabrak Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan saat akan melintas,karena korban kemungkinan tidak melihat kedatangan kereta api dari arah barat,” ujar Kapolsek.

Tulus menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal tempat kejadian perkara (TKP), korban mengalami luka berat, hingga akhirnya meninggal di lokasi kejadian. "Korban diduga melintas di perlintasan setapak dari arah utara ke selatan, tidak menyadari adanya kereta api yang melintas sehingga tertabrak," jelasnya.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD dr. Tjitro Wardoyo Purworejo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun.

Tulus menambahkan, peristiwa tersebut merupakan gangguan kamtibmas berupa kecelakaan kereta api di wilayah hukum Polsek Bayan. Hingga saat ini, kepolisian belum menemukan adanya unsur lain selain kecelakaan murni.

“Kami belum menemukan indikasi lain. Sementara disimpulkan kejadian ini murni kecelakaan,” ujarnya.(Agus)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....