Ratusan Warga Pati Gelar Tasyakuran Pasca-OTT KPK

  • 24 Jan 2026 13:47 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Pati - Ratusan warga Kabupaten Pati dari berbagai pelosok, berdatangan pusat kota, Alun-Alun Simpang 5 Pati, Jumat sore, 23 Januari 2026. Mereka membawa nasi tumpeng, dan menggelar tasyakuran bersama atas penetapan Sudewo sebagai tersangka oleh KPK dalam dugaan korupsi dalam jual beli jabatan perangkat desa.

Koordinator Tasyakuran Rakyat Pati, Husaini mengatakan, kegiatan tersebut sebagai wujud syukur dengan doa dan makan bersama. Secara mandiri warga juga membawa tumpeng pada tasyakuran itu.

“Ini adalah ekspresi syukur kami karena proses hukum terhadap Bupati Sudewo akhirnya berjalan," jelas Koordinator Tasyakuran Rakyat Pati, Husaini, kepada awak media.

Tasyakuran ini menjadi puncak dari kekecewaan publik yang telah lama tertahan terhadap kepemimpinan Sudewo sebagai Bupati Pati. Sebelumnya puluhan ribu warga telah turun ke jalan untuk menuntut pengunduran diri bupati pada 13 Agustus 2025.

Beberapa warga bahkan melaksanakan nadzar dengan melakukan aksi cukur gundul di lokasi tasyakuran tersebut.

"Aksi cukur gundul ini murni bentuk sukacita rakyat yang menunggu keadilan," tegas Husaini mengenai semangat warga yang hadir.

Penetapan tersangka dan OTT KPK pada 19 Januari 2026 akhirnya memenuhi tuntutan hukum yang diharapkan masyarakat. Kegiatan tasyakuran ini pun merepresentasikan harapan baru warga Pati untuk pemerintahan yang bersih.(APB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....