Jelang Lebaran, Kakorlantas Tinjau Tol Fungsional Yogya–Bawen
- 24 Jan 2026 10:44 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho meninjau kesiapan Tol fungsional Yogya–Bawen, Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Peninjauan dilakukan bersama Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan, serta Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin. Irjen Pol Agus menyampaikan, tol fungsional Yogya–Bawen diharapkan mampu memecah kepadatan arus kendaraan dari Jakarta dan Semarang menuju Solo dan Yogyakarta.
Menurutnya, arus kendaraan dari Semarang menuju Solo dan Yogyakarta nantinya dapat dialihkan melalui tol fungsional maupun jalur arteri, dengan pengaturan situasional seperti alih arus, one way, hingga contraflow jika diperlukan.
“Dengan adanya tol fungsional ini, bangkitan arus bisa terurai. Rekayasa lalu lintas dapat diterapkan lebih efektif,” ujarnya.
Sementara itu, Dirut PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono mengungkapkan, progres pembangunan Tol Yogya–Bawen Seksi 6 Bawen–Ambarawa telah mencapai sekitar 90 persen dan siap difungsionalkan saat Lebaran. “Konstruksi elevated sudah selesai. Sisa pekerjaan at grade masih bisa dikejar sehingga tol ini siap digunakan secara fungsional,” jelas Rivan.
Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, Jasa Marga akan memasang radar dan perangkat traffic counting guna memantau volume kendaraan sebelum memasuki jalur tol fungsional. Prediksi kendaraan keluar Bawen mencapai sekitar 18 ribu unit per hari atau 1.200 kendaraan per jam.
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan menegaskan, aspek keselamatan menjadi syarat utama pengoperasian tol fungsional. “Kami pastikan sarana dan prasarana memenuhi standar keselamatan, jika belum memenuhi standar minimal, tol tidak akan dioperasikan,” ucapnya.
Senada, Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung pengoperasian tol fungsional dan rekayasa lalu lintas. Hal ini ditujukan untuk menekan angka kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran.
“Keselamatan pemudik adalah prioritas utama. Kami berharap langkah ini dapat menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....