Divestasi Saham Freeport Papua Ditargetkan Rampung Kuartal I-2026

  • 23 Jan 2026 14:43 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membidik divestasi saham PT Freeport Indonesia untuk pemerintah daerah Papua sebesar 10 persen rampung pada kuartal I-2026.

"Kemarin Gubernur Papua (Mathius Derek Fakhiri) ketemu saya, kami membahas beberapa soal dan termasuk di dalamnya adalah persoalan saham Papua di Freeport yang 10 persen," ujar Bahlil, Jumat, 23 Januari 2026.

Bahlil menargetkan agar proses divestasi saham tersebut tuntas pada kuartal I 2026. Ia mengatakan pertemuan dengan Mathius Fakhiri membahas penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. "Dalam waktu dekat, kami akan segera menyelesaikan (saham Freeport untuk Papua). Insyaallah selesai (kuartal I)," ucap Bahlil.

Presiden Prabowo Subianto berencana memberikan 10 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk masyarakat Papua, sebagaimana yang diungkapkan oleh Ketua Komite Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP-OKP) Velix Wanggai usai menghadiri pengarahan Kepala Daerah se-Papua, di Istana Negara Jakarta, Selasa, 16 Januari 2026.

"Arahan dari Bapak Presiden (Prabowo Subianto) untuk kami membahas tentang skema divestasi Freeport, terutama 10 persen yang menjadi hak dari orang asli Papua," ujar Velix Wanggai.

Velix berharap pemerintah dapat menyelesaikan proses divestasi saham Freeport untuk Papua dengan lancar dan transparan, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Papua. (Rel/Put)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....