Peduli Budaya Samin, Bupati Blora Raih Penghargaan PWI
- 11 Jan 2026 04:25 WIB
- Semarang
KBRN, Jakarta: Bupati Blora Arief Rohman meraih penghargaan Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (AK PWI) Pusat 2026 atas kepeduliannya pada budaya Samin. Penghargaan tersebut diumumkan setelah sesi presentasi di Gedung PWI Pusat Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Para dewan juri menetapkan Bupati Blora Arief Rohman sebagai Kepala Daerah yang mendapat AK PWI pusat, sesuai tema "Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan, Berbasis Media dan Pers". Kelima dewan juri berasal dari dalam dan luar PWI Pusat.
Para dewan juri yang hadir, yaitu Dr. Nungki Kusumastuti (Dosen IKJ, penari dan artis film), Agus Dermawan T (pengamat dan penulis seni budaya, penerima Anugerah Kebudayaan RI), dan Sudjiwo Tejo (seniman, budayawan, mantan wartawan, anggota Tim Pakar PWI Pusat). Selain itu, ada pula Akhmad Munir (Dirut LKBN Antara, Ketua Umum PWI Pusat periode 2025-2030), dan Yusuf Susilo Hartono (Wartawan senior, pelukis dan penyair, Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat).
Salah satu dari 5 dewan juri, Yusuf Susilo Hartono menilai Bupati Arief konsisten mengangkat budaya Samin dalam pemerintahan. “Mas Arief ini seorang Gus, tapi menerapkan budaya samin ke dalam pemerintahannya, bahkan tidak malu mengakui Blora itu samin, ini menarik,” ujarnya.
Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat ini mengatakan, nilai kejujuran budaya Samin relevan diterapkan dalam organisasi perangkat daerah. “Kejujuran samin ini, telah diterapkan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), harapannya agar dalam bekerja bisa jujur, tidak menyalahgunakan wewenang,” ucap Yusuf.
Pengamat dan penulis seni budaya, Agus Dermawan T, juga mendorong Bupati untuk menetapkan baju samin sebagai pakaian adat di Blora. "Pakaian samin ‘kan memiliki khas ya, ditetapkan saja sebagai pakaian adat," ujarnya.
Bupati Arief akan menerima Trofi Abyakta pada puncak Hari Pers Nasional 2026. Penyerahan penghargaan dijadwalkan berlangsung di Banten pada 9 Februari 2026.
Bupati menyatakan akan mengkaji seluruh masukan dewan juri bersama tim pemerintah daerah. Hal itu demi kemajuan kebudayaan di Blora yang berkelanjutan.
“Syukur Alhamdulillah, terima kasih kepada dewan juri, tim penyusun, PWI Blora dan PWI Jateng, yang telah mendampingi selama ini. Ini merupakan kebanggaan tersendiri, bisa meraih penghargaan AK PWI Pusat,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....