DPR Kunjungi Gugel Park, Kades Jatiharjo Sampaikan Aspirasi

  • 29 Nov 2025 16:13 WIB
  •  Semarang

KBRN, Grobogan: Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty menerima aspirasi dari Kepala Desa Jatiharjo, Eko Agus Supriyanto saat melakukan kunjungan kerja di Grobogan, Sabtu(29/11/2025). Ia menerima aspirasi terkait kebutuhan pembangunan desa, khususnya, pengembangan Desa Wisata Jatiharjo – Gugel Park, serta dukungan terhadap program-program desa tahun 2026.

Di hadapan Evita Nursanty, rombongan DPRD Grobogan, para pejabat daerah, dan tokoh masyarakat, Kades Jatiharjo mengisahkan sejarah terbentuknya Gugel Park yang kini menjadi ikon wisata baru di Pulokulon. “Nama Gugel Park itu berasal dari Gunung Tugel yang berarti gunung yang terpotong, ditambah ‘Park’ sebagai taman bermain, sekarang sudah menjadi tempat wisata milenial yang terus kami kembangkan,” jelas Agus.

Agus juga menyampaikan harapan besar agar Evita Nursanty dapat mendorong dukungan pusat bagi perkembangan wisata Jatiharjo. “Saya mohon kepada Ibu Evita untuk bisa membantu kami mengembangkan desa wisata di Jatiharjo, khususnya, dan umumnya desa-desa di Kecamatan Pulokulon serta Kabupaten Grobogan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Gugel Park saat ini sudah mulai dikenal masyarakat, namun masih membutuhkan sentuhan. Di antaranya anggaran pembangunan, pendampingan, promosi, dan fasilitas penunjang agar desa wisata bisa naik kelas.

Kades menyinggung kebijakan baru pemerintah pusat terkait alokasi Dana Desa tahun 2026 yang harus mengikuti regulasi ketat, sehingga ruang gerak pembangunan desa menjadi terbatas. Ia menjelaskan, fokus terbesar dana desa 2026 adalah untuk koperasi desa, 30% untuk kegiatan Kopdes, 37% untuk infrastruktur, 10% untuk BLT dan 20% untuk ketahanan pangan serta hanya 3% untuk operasional pemerintah desa

“Bisa dibayangkan, hanya 3% untuk operasional pemerintah desa. Tentu kami tetap bertanggung jawab, tapi ini menjadi PR besar bagi kami,” ungkapnya di hadapan Evita.

Dengan realitas tersebut, Kades berharap ada dukungan dari pemerintah pusat melalui Komisi VII yang membidangi energi, riset, dan teknologi. Khususnya program-program pemberdayaan masyarakat, penguatan UMKM, dan fasilitas publik untuk wisata.

Kades juga memamerkan capaian desa dalam program ketahanan pangan, yakni unit budidaya ayam petelur BUMDes yang sudah berjalan dan menghasilkan produksi rutin. Ia menegaskan pentingnya masyarakat membeli hasil desa sendiri agar pendapatan BUMDes dan PADes meningkat.

“Kalau masyarakat membeli produk dari BUMDes, hasilnya akan kembali untuk warga. Pendapatan desa bertambah, manfaatnya kita nikmati bersama,” tegas Kades.

Ia juga menyampaikan, seluruh perangkat desa dan warga sepakat untuk terus memperbaiki kualitas desa, termasuk infrastruktur. “Tidak ada jalan yang jelek, Bu, tapi kami tetap butuh bantuan, tetap butuh dukungan pemerintah pusat,” katanya yang disambut tepuk tangan warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....