Samuel Wattimena Dorong Kebangkitan Karya Desainer Lokal

  • 28 Nov 2025 20:33 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Anggota Komisi VII DPR RI Samuel JD Wattimena berkomitmen akan menghidupkan kembali karya-karya desainer lokal. Hal itu ia sampaikan dalam Workshop Promosi dan Pemasaran Bagi Pegiat Seni Rupa dan Seni Pertunjukan di Kota Semarang, Jumat (28/11/2025).

Dengan menggandeng desainer lokal, ia ingin menghadirkan tampilan-tampilan stylish, yang akan promosikan melalui media sosial. “Jadi ada waktu antara satu tren show ke tren show yang bisa digaungkan para desainer,” kata Samuel saat ditemui di Hotel Dafam Semarang.

Dia menilai, para desainer seringkali vakum pada jeda antara satu tren show ke lainnya. Workshop ini merupakan salah satu unsur dalam ekonomi kreatif khususnya fashion, yang memberikan ide kreatifitas untuk menghindari kevakuman.

Dengan predikat Kota Semarang sebagai kota fashion, ia mengaku hal ini menjadi salah satu tugasnya untuk memberikan edukasi. "Sebagai kota fashion itu apa sih yang harus diketahui oleh pelaku fashion, salah satunya adalah masalah stylish,” jelasnya dalam workshop yang diikuti oleh pelajar, mahasiswa, komunitas MUA, hingga komunitas fotografer itu.

Ia beralasan, dengan dihadirkannya materi workshop tentang stylish, juga akan menyelesaikan masalah-masalah yang ada, seperti baju bekas atau thrifting. Menurut Samuel, desainer dapat memanfaatkan baju bekas dengan mengkreasikannya menjadi baju yang stylish.

Samuel mengungkapkan, meski tidak bisa menyelesaikan masalah baju bekas secara global, namun paling tidak dapat menjaganya di kota Semarang. “Karena thrifting ini, satu murah, model-modelnya gaya, bahannya bagus, tapi secara kebudayaan mestinya karya-karya desainer dengan karakter lokal dapat menjadi pesaing yang kuat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Design Kementerian Ekonomi Kreatif, Amir Hamzah mengatakan, pihaknya mencari talenta-talenta baru. Selain untuk mengenalkan desain fashion-nya, juga mengenalkan teknologi Canva.

Amir menerangkan, para desainer harus mengenal dan memanfaatkan teknologi yang mendukung profesinya dan berdampak pada nilai ekonominya. “Di sini kita juga menjaring talenta-talenta baru yang berminat ke ekonomi kreatif,” katanya.

Kementerian Ekonomi Kreatif, kata Amir, sedang melakukan pengembangan dan peningkatan keahlian pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia. “Kita beri bekal untuk menjalani kegiatan mereka di bidang ekonomi kreatif,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....