BNNK Kendal Evaluasi Kerja P4GN Semester Pertama 2025
- 04 Sep 2025 18:45 WIB
- Semarang
KBRN, Kendal: Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kendal menggelar Rapat Forum Komunikasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika(P4GN) Tahap II 2025, Kamis (4/9/2025). Kegiatan yang digelar di Gedung Abdi Praja Kendal ini merupakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan rencana aksi dan kolaborasi penanganan narkotika di wilayah Kabupaten Kendal.
Peserta rapat merupakan perwakilan dari lima unsur pemangku kepentingan, yaitu instansi pemerintah, instansi swasta, akademisi, komunitas dan media. Ada 22 instansi, di antaranya Polres, Kodim, TP PKK, Politeknik Kesehatan, Kepala Desa Kutoharjo, Camat Kaliwungu, dengan total peserta sebanyak 40 orang.
Kepala BNN Kabupaten Kendal, Anna Setiyawati mengatakan, anggota Forum P4GN harus membuat dan melakukan rencana aksi pada semester pertama 2025. "Rapat Forum ini, sekaligus untuk diskusi bersama untuk mengetahui aksi atau kegiatan yang sudah dilakukan maupun kendala-kendala yang ada di lapangan," katanya.
Harapannya, di Kabupaten Kendal, mulai dari pemerintah terkecil di desa benar-benar tidak ada penyalahgunaan narkoba. Jika ada penyalahgunaan, maka harus berani melaporkan dan berani menangani sejak awal.
"Sampai semester kedua tahun ini ada 15 klien yang direhabilitasi. Dari tahun sebelumnya ada peningkatan, berarti kesadaran untuk direhabilitasi sudah ada, baik kesadaran dari keluarga atau masyarakat untuk mau direhabilitasi," katanya.
Sementara, Penjabat Sekretaris Daerah(Sekda) Kendal, Agus Dwi Lestari berharap stakeholder yang ada dapat aktif bergerak. Hal ini tidak hanya tanggung jawab BNN, tetapi juga tanggung jawab bersama.
Pemerintah di tingkat kabupaten hingga desa, unsur masyarakat, baik ormas, tokoh masyarakat, tokoh agama, juga ibu-ibu PKK serta komunitas diharapkan dapat ikut berperan. "Harapannya, agar bersinergi untuk memberantas peredaran gelap narkotika dan zat adiktif lainnya di Kabupaten Kendal," ucapnya.
Pada kegiatan ini juga dilakukan deteksi dini melalui tes urine kepada seluruh peserta, yang diawali Pj Sekda Kendal Agus Dwi Lestari. Tes urine kepada peserta forum ini menjadi bentuk komitmen dalam menciptakan Kendal Bersih dari Narkoba (Bersinar). (FR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....