Abdul Kholik: DPD RI Kawal Penanggulangan Rob Pantura
- 06 Jul 2025 13:32 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Anggota DPD RI dapil Jawa Tengah Dr Abdul Kholik memastikan DPD RI akan berkomitmen untuk mengawal penanggulangan rob dan banjir di pesisir pantura. Hal itu ia sampaikan di kantor DPD RI Semarang, usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luhtfi, Kamis(6/7/2025).
Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa DPD akan meminta program giant sea wall (tanggul laut raksasa) program Pemerintah Pusat, agar diprioritaskan di Jateng. Khususnya, di wilayah Sayung, Demak.
Abdul Kholik mengatakan, sudah ada penawaran untuk dibangun rumah susun di Demak, namun belum selesai soal tanah, sehingga tertunda. “DPD RI sangat komit dan sangat concern dalam mengawal program penanggulangan rob di pantura Jawa Tengah,” ucapnya.
Ia menilai masalah rob di pesisir pantura (pantai utara) sudah sangat memprihatinkan dan sudah mengkhawatirkan. Hal ini membutuhkan penanganan komprehensif dan perlu langkah-langkah percepatan.
Sementara itu, perwakilan warga Sayung, Muhammad Abdul Qodir mengatakan, penyebab terjadinya rob dan banjir ini kompleks. Mulai dari penurunan muka tanah, naiknya permukaan laut, hingga perubahan iklim.
“Seringkali ketika pemerintah menyebut penurunan muka tanah, tidak menyebutkan siapa penyebabnya. Kami tahu bahwa Sayung dan Karangtengah itu sebagai objek vital nasional dan penyengga ekonomi Jawa Tengah,” katanya.
Ia mengungkapkan, di wilayah Sayung dan Karangtengah, Kabupaten Demak banyak berdiri industri besar dan menjadi sentra industri. “(Industri besar) terindikasi ikut melakukan pengeboran air tanah secara masif dan ini sering kali luput disentil oleh pemerintah,” ungkapnya.
Warga Sayung dan Karangtengah menuntut pemerintah hadir di sana, baik itu melui giant sea wall maupun hybrid sea wall. Ia beralasan, ada puluhan ribu jiwa terancam, puluhan sekolah yang terancam hilang, dan musnahnya sawah yang selama ini menjadi salah satu mata pencarian penduduk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....