Wali Kota Bangga Warga Semarang Lestarikan Sedekah Bumi

  • 13 Mei 2025 12:08 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada warga Kelurahan Gedawang, Banyumanik yang masih melestarikan tradisi Sedekah Bumi atau Apitan. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Gelar Budaya Apitan, Sabtu (10/5/2025) malam lalu di lapangan Gedawang.

Menurut Agustina, Apitan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan juga wujud syukur atas nikmat Tuhan sekaligus sarana mempererat kebersamaan antar warga. “Ini adalah momen sakral untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (13/5/2025).

Ia menegaskan, pelestarian budaya juga harus menjadi bagian penting dari pembangunan kota. “Semarang tidak hanya tentang gedung tinggi, jalan tol, atau infrastruktur, tapi juga tentang ruang-ruang seperti ini, nilai-nilai luhur dijaga, ditumbuhkan, dan diwariskan,” ucapnya.

Agustina juga berpesan kepada generasi muda agar menjadi pelaku aktif dalam menjaga adat istiadat lokal. “Kepada anak-anak muda Gedawang, Karang Taruna, generasi muda, jangan hanya jadi penonton, jadilah pelaku, jadilah penjaga,” katanya.

Rangkaian acara Apitan dimulai dengan berbagai macam kegiatan. Mulai dari kerja bakti warga membersihkan lingkungan, dilanjutkan doa bersama di makam leluhur Eyang Giyanti Puro.

Acara berlanjut dengan pengajian umum, santunan kepada dhuafa dan anak yatim, karnaval budaya, lomba gunungan dan tumpeng antar-RW. Ribuan warga turut meramaikan kirab 10 gunungan hasil bumi yang kemudian diperebutkan sebagai simbol rasa syukur.

Gelar Budaya Apitan ditutup dengan pentas Campur Sari dan Wayang Kulit. Kegiatan ini sebagai wujud nyata pelestarian budaya Kota Semarang di tengah perkembangan zaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....