Dishub Jateng : 48℅ Pengguna Kendaraan Pribadi Beralih BRT

  • 30 Des 2024 13:20 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang : Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah mengklaim hampir 50 persen pengguna kendaraan pribadi telah beralih ke Bus Rapid Transit (BRT). Itu menjadi hasil surve terakhir karena mencatat jumlah pengguna naik mencapai 36,2 juta jiwa sejak 2017.

"Kita lakukan juga surve terakhir sudah ada 48 persen sebenarnya ada peralihan mengunakan kendaraan pribadi ke BRT. Karena lebih santai dan lebih hemat, rata-rata pekerja kan cuma kena Rp2000, dari pada bensin," Kepala Dishub Jateng, Henggar Budi Anggoro, Senin (30/12/2024).

Salah satu indikator peningkatan jumlah penguna tampak dari munculnya penitipan kendaraan di titik titik dekat selter BRT. Sebab, banyak kalangan pekerja menitipkan motornya untuk kemudian beralih mengunakan BRT.

"Banyak orang yang membuat penitipan kendaraan di dekat selter selter BRT. Di terminal Wonogiri juga jadi ramai gara gara BRT sudah masuk sana. Multiplayer efeknya bagus," terangnya.

Pendapatan BRT trans Jateng dalam setahun pun juga terus meningkat. Sejak Januari-29 Desember 2024 tercatat telah membukukan transaksi Rp32,2 Miliar.

"Pendapatan Rp32,2 Miliar. Sudah melebihi target yang hanya Rp27 Juta, prediksi akhir tahun bisa Rp33 Miliar," ungkapnya.

Saat ini BRT Trans Jateng melayani 7 koridor dengan 115 armada. Adapun, rute terfavorit ada di Wonogiri dengan tingkat keterisian penumpang mencapai 106℅ tiap harinya.

"Di Wonogiri itu penumpang rata- rata 106 persen, selalu full maka kita tambah kemarin 2. Ada juga tambahan 1 bis di Kendal sehingga sekarang orang turun dari stasiun Weleri sekarang bisa naik BRT," tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....