Kapolres Kebumen Minta Kewaspadaan Warga Ditingkatkan di Musim Penghujan

  • 02 Nov 2024 10:01 WIB
  •  Semarang

KBRN, Kebumen: Memasuki musim hujan, masyarakat Kebumen diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir, tanah longsor dan pohon tumbang. Polres Kebumen bersama pemerintah daerah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana.

"Warga diharapkan menaikan kewaspadaannya dan segera melaporkan jika terdapat tanda-tanda pergerakan tanah atau kondisi yang mengarah pada potensi banjir," ujar Kapolres Kebumen, AKBP Recky, Jumat (1/11/2024) menanggapi setelah dua insiden longsor terjadi di wilayah Kebumen dalam 24 jam terakhir.

Kejadian pertama hari Kamis (31/10/2024) sekitar pukul 02.00 WIB di Desa Watukelir, Kecamatan Ayah. Longsor terjadi di lapangan desa, menyebabkan kerugian material sebesar puluhan juta Rupiah yang ditanggung oleh dana desa.

Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa ini menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi desa setempat. Kejadian itu meningkatkan kekhawatiran masyarakat akan keselamatan mereka di musim penghujan yang baru dimulai.

Insiden kedua terjadi di Desa Sukomulyo, Kecamatan Rowokele, Kebumen, pada hari yang sama sekitar pukul 19.00 WIB. Sebuah talud sepanjang kurang lebih 30 meter dengan tinggi sekitar 7 meter mengalami longsor, yang menyebabkan akses jalan desa sempat terputus.

Jalan penghubung antara RT 06 dan RT 05 di Dukuh Mulyosri sempat tidak bisa dilalui. Sehingga masyarakat di wilayah tersebut bersama TNI dan Polsek harus bekerja bakti membersihkan tumpukan tanah yang menutup jalan.

Recky menyampaikan, kedua kejadian ini harus menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak. "Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama di daerah rawan bencana. Jika ada tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan di sekitar rumah dan jalan, segera laporkan kepada pihak berwenang," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....