Komunitas Disabilitas di Batang Diajak Kenali Rupiah dan Keuangan Syariah

  • 17 Mar 2026 06:51 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • MES Pekalongan Raya
  • Bagi 1000 Takjil

RRI.CO.ID, Batang – Komunitas disabilitas di Kabupaten Batang diajak mengenal pentingnya literasi keuangan melalui sosialisasi rupiah dan keuangan syariah. Kegiatan tersebut digelar bersamaan dengan aksi sosial pembagian 1.000 paket takjil pada Senin, 16 Maret 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Masyarakat Ekonomi Syariah(MES) Pekalongan Raya sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keuangan inklusif. Sasaran utamanya adalah kelompok disabilitas agar memiliki akses yang setara terhadap layanan keuangan.

Perwakilan pengurus, H Failasuf, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum berbagi di bulan Ramadan sekaligus memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan berbasis syariah. “Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan bahwa teman-teman disabilitas juga mendapatkan akses informasi dan layanan keuangan yang mudah, aman, serta sesuai prinsip syariah,” ujarnya.

Kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal, serta Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Batang. Sinergi ini diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah yang inklusif.

Branch Manager BSI KCP Batang, Adam Umarsyah, menjelaskan kegiatan difokuskan pada dua agenda utama. Ada edukasi keuangan bagi komunitas disabilitas dan pembagian 1.000 paket takjil kepada masyarakat.

“Kegiatan di Batang ini difokuskan pada edukasi untuk komunitas disabilitas dan pembagian 1.000 takjil. Kami juga memberikan kemudahan akses layanan bagi penyandang disabilitas,” ucapnya.

Selain pembagian takjil, peserta juga mendapatkan materi dari Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Tegal mengenai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan dan pengelolaan uang secara bijak.

Materi lain juga diberikan oleh OJK Tegal terkait pengelolaan keuangan serta pemanfaatan layanan perbankan syariah. Literasi ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi bagi komunitas disabilitas.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keuangan inklusif semakin meningkat. Selain itu, tidak ada lagi kelompok masyarakat yang tertinggal dalam akses terhadap layanan keuangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....