Wagub Jateng Dukung Gerakan Wakaf Sosial Dompet Dhuafa untuk Entaskan Kemiskinan
- 13 Mar 2026 17:26 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendukung gerakan wakaf sosial yang digagas Dompet Dhuafa Jawa Tengah bersama Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) dan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah. Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu mengentaskan kemiskinan di masyarakat.
Program Wakaf Sosial tersebut diluncurkan bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rabu, 11 Maret 2026. Dalam kesempatan itu, Taj Yasin Maimoen yang hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya memberikan teladan nyata dalam mengajak masyarakat berwakaf.
“Untuk mengajak masyarakat berwakaf, pimpinan harus mencontohkan lebih dulu. Hari ini saja, saya sudah dua kali meluncurkan QR Wakaf sebagai bentuk teladan nyata,” ujarnya.
Menurutnya, potensi donasi masyarakat di Jawa Tengah sangat besar. Ia mencontohkan, dana zakat dan infak dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dapat mencapai Rp8 miliar setiap bulan.
“Ini bukti bahwa warga Jawa Tengah sangat gemar berbagi. Keberhasilan pengelolaan dana ini harus ditiru oleh lembaga keuangan lain, termasuk OJK dan BI. Lewat program wakaf sosial agar manfaatnya bisa dirasakan secara terus-menerus,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah sekaligus Ketua BMPD Jateng-Semarang, Mohamad Noor Nugroho menjelaskan program tersebut difokuskan pada tiga sektor utama. Ketiga sektor tersebut yakni penyediaan akses air bersih, perbaikan fasilitas ibadah, serta layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Zaini Tafrikhan mengatakan, Nuzulul Quran menjadi pengingat bagi umat Islam. Momen ini diharapkan dapat menjadikan nilai ibadah sebagai manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat.
“Kolaborasi kebaikan bersama BI dan BMPD ini dirancang untuk menyelesaikan masalah langsung di lapangan. Bantuan wakaf sosial ini akan disalurkan dalam bentuk pembuatan sumur bor di daerah krisis air, penyediaan ambulans gratis untuk dhuafa, serta perbaikan masjid,” ujarnya.
Melalui program ini diharapkan manfaat wakaf dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Selain itu, juga menjadi solusi berkelanjutan untuk membantu kelompok yang membutuhkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....