Kampung Ramadan MAJT An-Nuur Magelang Dongkrak Partisipasi UMKM

  • 09 Mar 2026 16:04 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kabupaten Magelang – Kegiatan Kampung Ramadan yang digelar di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur Kabupaten Magelang pada 2026 berhasil meningkatkan partisipasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Jumlah peserta tercatat meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Ketua Badan Pengelola MAJT An-Nuur, Asfuri Muhsis, mengatakan pada pelaksanaan Kampung Ramadan pertama tahun 2025 kegiatan tersebut hanya diikuti oleh sekitar 50 pelaku UMKM. Namun pada tahun kedua ini jumlah peserta meningkat menjadi 100 pelaku usaha.

“Kalau tahun lalu hanya diikuti oleh 50 UMKM. Di tahun kedua ini jumlah pesertanya bertambah menjadi 100 dan kegiatan yang dilaksanakan selama 8 hari, 28 Februari–7 Maret 2026 berjalan lancar,” kata Asfuri, Senin, 9 Maret 2026.

Menurutnya, pelaksanaan Kampung Ramadan tahun ini tetap berlangsung baik meskipun sempat diwarnai cuaca yang kurang bersahabat. Bahkan, angin kencang sempat menerpa salah satu tenda penjual makanan saat acara penutupan.

“Kejadian tenda salah satu penjual makanan yang diterpa angin kencang tersebut terjadi saat penutupan Kampung Ramadan pada Sabtu, 7 Maret 2026 malam. Meskipun demikian, tidak menyurutkan animo masyarakat untuk menyaksikan kegiatan Kampung Ramadan tersebut,” ujarnya.

Asfuri menambahkan kegiatan Kampung Ramadan tidak hanya bertujuan menyemarakkan bulan suci, tetapi juga untuk memakmurkan masjid serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM mendapat ruang untuk memasarkan produk mereka kepada masyarakat.

Ia berharap kegiatan Kampung Ramadan ke depan dapat diselenggarakan lebih baik lagi. Rencananya, lokasi kegiatan juga akan dipindahkan ke area dekat bangunan Masjid An-Nuur lama yang kini difungsikan sebagai perpustakaan dan MAJT Mart.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Edward Alfian, menyampaikan, Kampung Ramadan MAJT An-Nuur tahun kedua ini memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM. Setiap hari, para pedagang menjual aneka makanan dan minuman yang dibutuhkan masyarakat untuk berbuka puasa.

“Kami merasa lega, kegiatan bisa berlangsung aman dan tertib. Walaupun durasi waktu jualan relatif singkat, tetapi semua UMKM dapat menjaring rezeki,” katanya.

Selain menjadi tempat berburu takjil, kegiatan Kampung Ramadan juga menghadirkan hiburan bernuansa religi. Berbagai penampilan musik religi dari grup musik dan sekolah turut memeriahkan suasana selama kegiatan berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....