LAZIS dan RSI Sultan Agung, Ajak Gerakan Salat Berjamaah
- 07 Mar 2026 08:55 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang : Upaya menguatkan budaya salat berjemaah di tengah masyarakat terus didorong melalui berbagai inisiatif dakwah dan edukasi. Salah satunya melalui Seminar Peran Imam dalam Mewujudkan Gerakan Salat Berjemaah di Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh LAZIS Sultan Agung bersama RSI Sultan Agung Semarang.
Seminar ini menjadi langkah penguatan peran imam sebagai penggerak spiritual masyarakat. Selain menjadi forum berbagi wawasan, kegiatan tersebut juga mempererat silaturahmi para imam dan penggerak dakwah dalam membangun sinergi antara lembaga, tokoh agama, serta masyarakat untuk memakmurkan masjid.
Hadir sebagai narasumber, H. Achmad Syalabi, M.Ag, Ketua Tim Kerja Penyuluh Agama Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Dalam Press Release-nya Jumat, 6 Maret 2026, Achmad menegaskan, imam memiliki posisi penting dalam menumbuhkan kesadaran umat terhadap pentingnya salat berjemaah.
“Imam tidak hanya memimpin salat. Namun juga menjadi teladan dan pembina yang mampu menggerakkan masyarakat untuk menghidupkan masjid melalui berbagai aktivitas keagamaan,” ujarnya.
Narasumber kedua, Dr. H. Samsudin Salim, S.Ag., M.Ag, Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), menekankan pentingnya penguatan kapasitas imam dalam menghadapi dinamika masyarakat saat ini. “Salat berjemaah bukan sekadar ibadah individual, tetapi juga membangun kebersamaan, kedisiplinan, dan ukhuwah yang menjadi fondasi peradaban umat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis 1.000 perlengkapan ibadah kepada masjid dan musholla di berbagai wilayah Jawa Tengah. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jamaah sekaligus mendorong semakin aktifnya aktivitas keagamaan di lingkungan masyarakat.
Program ini merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung penguatan syiar Islam serta peningkatan kualitas sarana ibadah. Melalui langkah ini diharapkan masjid dan musala semakin berperan sebagai pusat pembinaan spiritual, penguatan ukhuwah, serta pemberdayaan umat.
Dengan dukungan berbagai pihak, para imam diharapkan semakin optimal dalam menggerakkan jamaah untuk memakmurkan masjid. Sehingga nilai-nilai keislaman dapat terus tumbuh dan memberi keberkahan bagi kehidupan masyarakat. (Rel/Dars/royce).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....