Optimalisasi Ibadah Malam di Bulan Ramadhan

  • 07 Mar 2026 15:44 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Malam di bulan Ramadhan bukan hanya sekedar waktu istirahat, namun merupakan sebuah momentum transformasi jiwa. Pada bulan yang suci tersebut Allah menurunkan Al quran dan Nabi Muhammad SAW melipat gandakan ketaatannya saat matahari terbenam.

Hal tersebut disampaikan Ketua PW PITI Jawa Tengah Iskandar Zhang M.Si dalam Program Hikmah Pagi Pro 4 Semarang Kamis 26 February 2026. Dalam surah al baqarah ayat 185 dijelaskan yang artinya.

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang didalamnya diturunkan alquran sebagai petunjuk bagi manusia, dengan pejelasan petunjuk itu serta pembeda antara yang haq dengan yang batil”.

Menghidupkan sholat malam pada bulan Ramadhan seperti tarawih dan tahajud akan menghapus dosa-dosa masa lalu. Apabila di awal sudah terbentuk kebiasaan selanjutnya yang harus diperhatikan adalah kualitas dan kekhusyukan dengan tuma’minah.

“Ketika 2 pilar ibadah malam yaitu ibadah sholat (Tarawih dan Tahajud) kemudian Tilawah (alquran dan dzikir) menjadi bagian kita maka saat itu kita mendapaktan koneksitas yang luar biasa”.”Dimana ada dua fakultas yang dihidupkan Allah untuk tubuh yaitu fakultas Pikir dan Dzikir, otak dan hati bersatu akan didapatkan kekuatan yang luar biasa”. Ujar Ustadz Zhang.

Sholat malam dan tilawah di bulan Ramadhan di malam hari merupakan waktu yang tenang untuk tadabur, merenungkan makna-makna. Jadi kedepan nanti bukan hanya khatam secara lisan namun juga khatam secara pemaknaan dan pemahaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....