Sebulan Banjir, Warga Wonokerto Pekalongan Tetap Jalani Ramadan

  • 27 Feb 2026 12:17 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID,Pekalongan : Warga Dukuh Buntek, Desa Rowoyoso, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, terpaksa menjalani ibadah puasa Ramadan di pengungsian akibat banjir yang tidak kunjung surut. Sejak 17 Januari 2026, hingga saat ini, warga masih bertahan di dapur Masjid Suhada karena pemukiman terendam air.

Genap 45 hari banjir menggenangi rumah, akses jalan, hingga fasilitas pendidikan di wilayah tersebut. Kondisi ini memaksa warga meninggalkan rumah karena ketinggian air di dalam bangunan masih cukup tinggi.

Seorang warga RT 08/07 Dukuh Buntek, Kusniatun, mengeluhkan kondisi sulit yang dihadapi warga selama lebih dari sebulan terakhir. Menurutnya, terjangan air dan lumpur praktis melumpuhkan seluruh aktivitas rumah tangga dan ekonomi.

"Sejak diterjang banjir sejak 17 Januari lalu, semua isi rumah tergenang, perabot rumah, seperti meja, kursi, almari, kulkas, kasur, hingga peralatan dapur porak-poranda," terang Kusniatun Jumat 27 Februari 2026.

Ibu dua anak ini mengaku terpaksa mengungsi di Masjid Suhada yang berada tepat di samping kediamannya demi bertahan hidup. Meski tinggal di pengungsian, ia tetap rutin mengecek kondisi rumah setiap hari untuk memantau ketinggian air.

Kondisi yang sama dialami warga lainnya Rasti, Selama dilanda banjir, sebagian warga Dukuh Buntek yang berprofesi sebagai nelayan dan buruh batik tidak dapat bekerja. Untuk memenuhi kebutuhan makan, mereka hanya mengandalkan bantuan dari Dinas Sosial setempat. Antara lain berupa beras, minyak goreng, telur ayam, serta mi instan.

"Selama banjir ini ya kita tidak dapat bekerja, hanya mengandalkan bantuan saja di tempat pengungsian," terangnya.

Ia juga menyampaikan, warga terdampak banjir sebenarnya sudah sangat rindu pulang dan beraktivitas kembali di rumahnya. Namun, bencana banjir yang melanda Dukuh Buntek tak kunjung sirna, sehingga ratusan warga terdampak harus rela beraktivitas serta menjalani ibadah di bulan Ramadan di tempat pengungsian.(Tdy)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....