Mubaligh Muda Muhammadiyah Semarakkan Ramadan di Lapas Batang
- 24 Feb 2026 10:36 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - Gema Ramadan 1447 Hijriah mulai terasa di Masjid At-Taubah, Lapas Kelas IIB Batang, seiring keterlibatan seluruh santri warga binaan dalam salat tarawih dan witir berjamaah. Selama dua pekan ke depan, suasana ibadah akan berbeda karena kehadiran para ustaz dari Korps Mubaligh Muhammadiyah Batang yang dijadwalkan memimpin salat sekaligus memberikan tausiah tematik.
Ketua Korps Mubaligh Muhammadiyah Batang, Muhammad Fakhri Ihsany menjelaskan, pihaknya menerjunkan 12 personel untuk mendampingi para santri Lapas secara bergantian. Kehadiran para mubaligh ini bertujuan memberikan warna baru dalam pelaksanaan ibadah malam di dalam Lapas melalui penyampaian materi keagamaan yang segar.
"Selama 12 hari, satu ustaz dijadwalkan satu kali mengisi ceramah dan mengimani salat," ujarnya, saat ditemui di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Rowobelang, Kabupaten Batang, Senin 23 Februari 2026.
Menurutnya, selama mengisi ceramah di Lapas, para ustaz telah menyiapkan tema-tema yang mudah dipahami santri warga binaan. "Temanya seputar Ramadan, taubat agar karakternya lebih baik lagi ketika kembali ke masyarakat," jelasnya
Selain pendampingan ibadah, dukungan moral juga diberikan melalui penyerahan 12 mushaf Alquran kepada pihak Lapas. Bantuan ini ditujukan sebagai sarana belajar bagi para santri, khususnya mereka yang sedang memperdalam hafalan Alquran di tengah keterbatasan ruang gerak.
Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Nurhamdan, menilai kehadiran unsur masyarakat seperti Muhammadiyah sangat krusial dalam proses pemasyarakatan. Menurutnya, keberhasilan membina warga binaan tidak bisa dilakukan sepihak oleh petugas, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari organisasi luar.
"Alhamdulillah selain kami mendapatkan bantuan mubaligh dari Kemenag Batang, sekarang ada pula teman-teman mubaligh dari Muhammadiyah. Luar biasa, kami dapat 12 personel, secara bergantian beliau akan menjadi imam salat Isya' dan tarawih, dilanjutkan berceramah," bebernya.
Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi mentalitas santri Lapas Batang. Dengan penguatan siraman rohani yang rutin, warga binaan diharapkan lebih siap secara mental dan spiritual saat nanti dinyatakan bebas dan kembali berbaur dengan warga lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....