Kajian Iftar Ajak Komunitas Ojek Online di Batang Raih Pahala Ramadan

  • 24 Feb 2026 09:40 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang - Majelis Tabligh PD Muhammadiyah Batang menggelar pengajian iftar dengan menggandeng komunitas pengendara ojek online di Masjid Wakaf Al-Haadi, Cepokokuning, Senin, 23 Februari 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kontribusi Majelis Tabligh dalam melakukan pembinaan terhadap sejumlah komunitas agar seluruh aktivitas selama Ramadan berbuah pahala.

Ketua Majelis Tabligh PD Muhammadiyah Batang Muhammad Burhan Hidayat menerangkan, ada beberapa komunitas yang berada di bawah binaan Majelis Tabligh, di antaranya pengendara ojek online, tenis meja hingga santri Lapas Batang. Khusus untuk komunitas pengendara ojek online, Majelis Tabligh memiliki binaan hingga puluhan orang, yang hampir setiap harinya memanfaatkan keberadaan masjid-masjid Muhammadiyah.

"Kalau komunitas ojek online yang sering ke masjid-masjid Muhammadiyah sebanyak 50 pengendara. Banyak dari masjid kami yang digunakan sebagai tempat mereka beristirahat, ada juga yang salat atau bahkan hanya sekadar ngopi pun dipersilakan," katanya.

Ia memastikan, seluruh masjid di bawah naungan PD Muhammadiyah Batang senantiasa dengan pintu terbuka bagi komunitas pengendara ojek online untuk sekadar melepas lelah. "Silakan yang mau ngopi, ngecas ponsel, tidur juga boleh, salat pun boleh," ungkapnya.

Kajian bersama komunitas pengendara ojek online ini dipastikan tidak hanya saat Ramadan saja. Namun, akan berkelanjutan dengan topik-topik menarik yang diangkat dalam tiap kajian bersama da'i-da'i PD Muhammadiyah Batang.

"Tidak cuma menggandeng komunitas ojek online, tapi juga dengan santri Lapas Kelas IIB Batang dan komunitas tenis meja. Insyaallah Majelis Tabligh berkomitmen untuk melakukan pembinaan kepada komunitas-komunitas tersebut," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, PD Muhammadiyah Batang bekerja sama dengan Lazismu Batang juga menyalurkan santunan dan tali asih kepada perwakilan pengendara ojek online. "Kami membagikan bingkisan kado Ramadan dan tali asih agar teman-teman ojek online yang beberapa hari ini pendapatannya menurun karena terdampak cuaca hujan, semoga bisa sedikit membantu," ucapnya.

Sementara, Ketua Komunitas Pengendara Ojek Online, Mantep Waluyo bersyukur mendapat bingkisan dari pengurus Masjid Al-Haadi dan Lazismu karena sangat membantu pendapatan saat cuaca ekstrem. "Pendapatan sekarang lagi nggak menentu, kadang dapat banyak, kadang dikit, lha ini ada dari Lazismu bisa buat yang di rumah, makasih buat Lazismu," ungkapnya.

Ia juga mendukung dengan kajian rutin bagi pengendara ojek online karena membuat hati jadi lebih tenang. "Kita kan tahu kalau di jalan itu sering bikin emosi, nah kalau ada kajian rutin buat hati jadi lebih adem," ujarnya. (HK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....