Tradisi Thong-Thong Lek Kembali Digelar, Konsep Keliling

  • 24 Feb 2026 08:26 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Rembang -Pemerintah Kabupaten Rembang memastikan tradisi thong-thong lek kembali digelar pada Ramadan 2026. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan tersebut tetap mempertahankan konsep keliling seperti pelaksanaan tahun sebelumnya.

Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ mengatakan, pagelaran thong-thong lek direncanakan berlangsung pada 17 Maret 2026. Menurutnya, sistem arak-arakan keliling dinilai efektif menghadirkan kemeriahan sekaligus menjangkau lebih banyak masyarakat.

“InsyaAllah tetap keliling. Tahun kemarin kita sudah mengadakan keliling, tahun ini juga kembali digelar. Untuk rutenya masih dalam pembahasan, tapi kemungkinan besar masih sama seperti tahun kemarin,” ujarnya Senin 23 Februari 2026.

Ia menegaskan, thong-thong lek bukan sekadar hiburan masyarakat selama Ramadan, melainkan bagian dari tradisi dan warisan budaya yang telah mengakar di Kabupaten Rembang.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen menjaga konsep tradisional dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Penggunaan alat musik sederhana serta kreativitas warga tetap menjadi ciri utama, tanpa mengedepankan perangkat elektrik maupun unsur modern yang berlebihan.

“Pertimbangan kami menggelar thong-thong lek ini karena merupakan warisan budaya dan tradisi Ramadan di Kabupaten Rembang yang harus kita lestarikan bersama. Kita tetap mengutamakan konsep tradisionalnya,” imbuhnya.

Dengan kembali digelarnya thong-thong lek tahun ini, diharapkan tradisi tersebut terus terjaga serta semakin mempererat kebersamaan masyarakat dan menjadi ruang ekspresi kreativitas warga di bulan suci Ramadan. (Mif)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....