Kampung Ramadan Kebonan, Bikin Puasa Makin Berwarna
- 19 Feb 2026 21:35 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - Warga Dukuh Kebonan, Proyonanggan Utara, Kabupaten Batang, menginisiasi kegiatan "Kampung Ramadan" untuk pertama kalinya pada Ramadan 1447 Hijriyah. Agenda yang digagas generasi muda jemaah Masjid Bustanul Jannah ini dijadwalkan berlangsung selama sebulan penuh guna menyemarakkan suasana syiar Islam di wilayah tersebut.
Sejumlah kegiatan perlombaan telah disiapkan setiap pekannya, mulai dari lomba mewarnai, da'i cilik, hingga lomba kentongan. Selain itu, panitia juga memanfaatkan platform digital melalui lomba video reels sepanjang bulan Ramadan.
Ketua Panitia Kampung Ramadan, Ustaz Choirul Huda menjelaskan bahwa acara ini berlangsung mulai 19 Februari hingga 18 Maret 2026. Ia menekankan pentingnya peran pemuda dalam menghidupkan ekosistem rumah ibadah.
"Even ini bertujuan agar membangkitkan semangat generasi muda untuk menghidupkan masjid selama Ramadan maupun pasca-Ramadan nantinya," ungkap Huda di halaman Masjid Bustanul Jannah, Kamis 19 Februari 2026
Pihak panitia menargetkan rangkaian lomba ini menjadi instrumen untuk menarik minat generasi muda agar lebih dekat dengan masjid. Hal ini diharapkan berdampak positif pada perkembangan jemaah di masa depan. "Tujuannya agar bisa meningkatkan kuantitas dan kualitas jemaah Masjid Bustanul Jannah di masa mendatang," tambahnya.
Huda mengakui, konsep Kampung Ramadan ini mengadopsi kesuksesan kegiatan serupa di daerah lain yang telah memiliki reputasi nasional dalam pengelolaan kegiatan Ramadan. "Even ini digelar karena terinspirasi oleh ragam kegiatan keagamaan unik seperti Festival Ramadan yang dilaksanakan Masjid Al Falah maupun Masjid Jogokaryan selama Ramadan," jelasnya .
Sementara, Camat Batang, Luksono Pramudito mengapresiasi inisiatif dari remaja Masjid Bustanul Jannah yang kreatif menggelar even Kampung Ramadan untuk menghidupkan suasana selama Ramadan. Kegiatan yang digelar sangat positif karena selama sebulan penuh untuk menyemarakkan Ramadan. "Sisi positifnya, takmir masjid mengamanatkan kepada kalangan anak muda, untuk memakmurkan masjid maupun masyarakat sekitar," tegasnya.
Secara kemanfaatan, momentum Ramadan bisa menjadi media anak muda mengisi waktunya dengan hal positif. "Ramadan itu identik agar waktu di malam hari dimanfaatkan untuk hal positif seperti mentadaburi Alquran, mangkaji kitab, bukan malah tawuran atau hal negatif lainnya yang menggangu kenyamanan masyarakat beribadah," tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....