Penentuan Awal Ramadan, Hisab dan Rukyat Saling Melengkapi
- 18 Feb 2026 21:41 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang- Penentuan awal Ramadan tidak hanya bergantung pada satu metode, melainkan melalui kombinasi hisab dan rukyat. Kedua metode tersebut saling melengkapi untuk memastikan ketepatan waktu dimulainya ibadah puasa secara ilmiah dan syar’i.
Guru Besar Ilmu Falak Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Prof. Ahmad Izzuddin, mengatakan, ilmu falak berperan penting dalam menentukan awal Ramadan. Ilmu ini digunakan untuk menghitung posisi bulan sebagai dasar awal penanggalan Hijriah
Ia menjelaskan, metode hisab dan rukyat memiliki fungsi yang berbeda, namun saling mendukung. Hisab digunakan sebagai perhitungan teoritik, sedangkan rukyat berfungsi sebagai verifikasi lapangan.
“Hisab sebagai data teoritik. Rukyah sebagai uji verifikasi terhadap hisab itu sendiri,” ujarnya dalam Dialog Semarang Menyapa Pro 1 RRI Semarang, Rabu, 18 Februari 2026.
Menurutnya, hisab memberikan prediksi posisi hilal, sementara rukyat memastikan keberadaan hilal secara langsung. “Oleh karena itu, sebenarnya antara hisab dan rukyah sudah sinkron,” katanya.
Prof. Izzuddin menambahkan, perbedaan awal Ramadan yang terjadi di masyarakat bukan karena pertentangan metode. Perbedaan tersebut lebih disebabkan oleh perbedaan pemahaman dalam penerapan wilayah pengamatan hilal.
Ia mencontohkan, di Indonesia, penentuan awal Ramadan menggunakan wilayah hukum nasional. Pemerintah menetapkan awal Ramadan berdasarkan hasil hisab dan rukyat yang dilakukan di seluruh wilayah Indonesia.
“Di Indonesia ada wilayah hukmi, satu negara wilayah Indonesia. Nah, dari situlah kemudian kriteria antara hisab rukyah global dengan hisab rukyah lokal terjadi perbedaan,” ucapnya.
Prof. Izzuddin berharap masyarakat dapat memahami bahwa hisab dan rukyat bukan metode yang saling bertentangan. Sebaliknya, keduanya merupakan bagian dari upaya ilmiah dan keagamaan untuk memastikan ketepatan waktu ibadah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menghormati perbedaan yang mungkin terjadi. Menurutnya, yang terpenting adalah menjalankan ibadah dengan keyakinan dan penuh ketenangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....