Babak 16 Besar Jadi “Kuburan” Tim Tuan Rumah Piala Dunia 2026

  • 08 Jul 2026 10:25 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Babak 16 besar Piala Dunia 2026, seakan menjadi “kuburan” bagi tim-tim tuan rumah pada edisi kali ini. Pasalnya Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada yang kompak lolos dari babak 32 besar, seluruhnya harus tersingkir secara bersamaan di babak ini.

Piala Dunia 2026 menjadi kali pertama dalam sejarah kelangsungannya, menggelar turnamen tersebut di tiga negara secara bersama-sama. Namun dukungan besar di publik sendiri, nyatanya belum cukup bagi ketiganya untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia.

Kanada menjadi tim pertama yang terdepak di 16 besar, usai ditaklukkan Maroko dengan skor 3-0 di Houston Stadium, Amerika Serikat. Pada laga yang berlangsung 4 Juli lalu, dua gol Azzedine Ounahi di menit ke-50 dan 82 serta Soufiane Rahimi di menit 90+8 membawa Maroko ke perempat final.

Tim asuhan Jesse Marsch mencatatkan performa yang apik dengan meraih dua kemenangan, sekali imbang, serta dua kali kekalahan. Hasil ini menjadi capaian terbaik mereka sepanjang sejarah, dari tiga kali keikutsertaan Kanada di Piala Dunia.

Meksiko kemudian menyusul mereka dengan takluk dari Inggris 3-2, meskipun sempat memberi perlawanan yang luar biasa dan unggul jumlah pemain. Brace Jude Bellingham dan satu gol Harry Kane, sempat dibalas Julian Quinones dan pinalti Raul Jimenez.

Sebelum dikalahkan Inggris, El Tricolor bahkan meraih empat kali kemenangan alias tidak terkalahkan dari babak grup hingga 32 besar. Bahkan diantara negara tuan rumah edisi kali ini, capaian anak asuh Javier Aguirre menjadi yang terbaik diantara Kanada dan Amerika Serikat.

Amerika Serikat menjadi tim tuan rumah terakhir yang terdepak dari Piala Dunia 2026, setelah dibantai Belgia dengan skor 4-1. Dua gol Belgia disumbang Charles de Ketelaere, ditambah dua gol masing-masing Hans Vanaken dan Romelu Lukaku serta gol balasan Amerika Serikat dari Malik Tillman.

Christian Pulisic dan kawan-kawan total meraih tiga kemenangan dan dua kekalahan, dan tampil cukup produktif dengan menciptakan 11 gol sepanjang turnamen. Sayangnya capaian tim asuhan Mauricio Pochettino sedikit “ternoda”, dengan kontroversi “pemutihan” kartu merah penyerang Folarin Balogun jelang lawan Belgia.

Kegagalan ketiganya melaju ke perempat final, menambah catatan minor tim tuan rumah Piala Dunia yang takluk di kandang sendiri. Terakhir kali tim tuan rumah menjadi juara adalah ketika Prancis menjuarai Piala Dunia 1998, sedangkan capaian terbaik setelahnya adalah Jerman yang menjadi juara ketiga di Piala Dunia 2006.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....