Bubista, Peracik Strategi Dibalik Magis Tanjung Verde
- 07 Jul 2026 08:15 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Keberhasilan Tanjung Verde sampai ke babak 32 besar Piala Dunia 2026, tidak bisa dilepaskan dari sosok pelatihnya yaitu Bubista. Pelatih asli Tanjung Verde ini, sukses membawa negaranya lolos ke Piala Dunia untuk pertama kali dan berhasil tampil apik di turnamen sepak bola terbesar dunia itu.
Bubista tampil dengan capaian yang cukup mengagumkan untuk tim debutan, dengan meraih hasil tiga kali imbang dan sekali kekalahan. Tanjung Verde mencetak empat gol dan kebobolan lima gol, dengan juga mencatatkan dua pertandingan tanpa kebobolan.
Pelatih bernama asli Pedro Leitão Brito tersebut, tercatat pernah memperkuat klub asal Spanyol bernama Badajoz pada 1995. Setelah semusim bermain di Spanyol, ia kemudian bermain untuk klub Angola, ASA selama enam musim.
Pria berusia 56 tahun itu juga sempat merasakan Liga Portugal, dengan memperkuat Estoril Praia pada 2002. Bubista kemudian kembali ke negara asalnya, dengan bermain untuk Falcoes de Norte dari tahun 2003 sampai 2006.
Bubista juga sempat memperkuat Tanjung Verde sebagai pemain, sepanjang tahun 1989 hingga 2005. Tercatat bermain sebanyak 21 kali untuk negaranya, Bubista bahkan sempat menjadi kapten untuk Timnas Tanjung Verde.
Karier kepelatihannya sendiri didominasi melatih klub Tanjung Verde antara lain Mindelense, Académica do Mindelo, Sporting Praia and Batuque. Hingga akhirnya ia mendapatkan kesempatan melatih Tanjung Verde sejak Januari 2020, dan meloloskan timnya ke Piala Afrika 2021 hingga babak 16 besar.
Pencapaian tersebut dilewatinya di Piala Afrika 2023, dimana ia sukses membawa The Blue Sharks sampai babak perempat final. Pada Oktober 2025, ia mencetak sejarah dengan membawa Tanjung Verde lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Tergabung bersama Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi di Grup H, tidak membuat Bubista gentar begitu saja. Sukses menahan Spanyol dan Uruguay tanpa gol, ditambah menahan Arab Saudi 2-2 meloloskan mereka ke babak 32 besar.
Langkah mereka harus terhenti di babak tersebut, setelah takluk dari juara bertahan Argentina dengan skor 3-2. Menariknya Tanjung Verde sempat beberapa kali menyamakan kedudukan, sebelum gol bunuh diri Diney di menit ke-111 memupus langkah mereka di 32 besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....