Haaland Cetak Brace, Norwegia Singkirkan Brasil menuju Perempat Final
- 06 Jul 2026 09:12 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Timnas Norwegia menciptakan kejutan besar pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Brasil dengan skor 2-1 di New York New Jersey Stadium, Minggu, 5Juli 2026, waktu setempat. Kemenangan tersebut memastikan Norwegia melangkah ke perempat final sekaligus mengubur ambisi Brasil untuk melaju ke delapan besar.
Striker andalan Norwegia, Erling Haaland, menjadi bintang kemenangan dengan memborong dua gol pada menit ke-79 dan ke-90. Penampilan impresif penyerang Manchester City itu menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung sengit.
Brasil sebenarnya tampil lebih dominan sejak awal pertandingan. Selecao bahkan memperoleh hadiah penalti pada menit ke-14. Namun, Bruno Guimaraes gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya mampu digagalkan kiper Norwegia, Ørjan Nyland.
Kegagalan tersebut menjadi titik balik pertandingan. Meski terus menguasai jalannya laga dan menciptakan sejumlah peluang, Brasil kesulitan menembus rapatnya pertahanan Norwegia yang tampil disiplin sepanjang 90 menit.
Norwegia justru tampil efektif. Memanfaatkan serangan balik cepat, Haaland membuka keunggulan melalui sundulan pada menit ke-79 sebelum menggandakan skor menjelang laga usai. Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol penalti Neymar pada masa injury time, namun gol tersebut tidak cukup menyelamatkan langkah mereka.
Pengamat sepak bola sekaligus pengurus KONI Kota Semarang, Al Komari, menilai kemenangan Norwegia tidak lepas dari efektivitas permainan serta ketajaman Erling Haaland dalam memanfaatkan setiap peluang. Norwegia tampil sangat baik dengan mengandalkan Erling Haaland.
"Dua gol yang dicetak Haaland menunjukkan kualitasnya sebagai striker kelas dunia. Ia mampu memanfaatkan kelemahan pertahanan Brasil dengan sangat efektif," ujarnya.
Menurut Al Komari, kegagalan Brasil berawal dari ketidakmampuan memanfaatkan peluang emas di awal pertandingan. Penalti yang gagal dieksekusi Bruno Guimaraes menjadi momentum yang seharusnya dapat mengubah jalannya pertandingan.
"Kalau penalti itu menjadi gol, tentu akan meningkatkan mental dan kepercayaan diri para pemain Brasil. Namun karena gagal, justru memberikan motivasi bagi Norwegia untuk terus bertahan dan mencari kesempatan melalui serangan balik," katanya.
Ia juga menilai strategi pelatih Carlo Ancelotti yang terlalu fokus menyerang membuat lini belakang Brasil kehilangan keseimbangan. "Brasil terlalu agresif menyerang, tetapi transisi dari menyerang ke bertahan kurang berjalan baik. Kondisi itu dimanfaatkan Norwegia melalui counter attack yang cepat. Dua gol Haaland memperlihatkan rapuhnya koordinasi lini pertahanan Brasil," ujarnya.
Sementara itu, gol Neymar pada masa injury time dinilai datang terlambat sehingga tidak mampu mengubah hasil pertandingan. "Brasil sebenarnya memiliki banyak peluang, terutama pada babak pertama. Sayangnya peluang-peluang itu tidak mampu dikonversi menjadi gol sehingga mereka harus membayar mahal di akhir pertandingan," kata Al Komari.
Ia menilai keberhasilan Norwegia menyingkirkan salah satu raksasa sepak bola dunia akan mengubah peta persaingan menuju gelar juara Piala Dunia 2026. Menurutnya, Norwegia kini layak diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat yang berpotensi melangkah lebih jauh.
"Kemenangan ini menjadi ancaman bagi tim-tim yang lolos ke delapan besar. Norwegia menunjukkan bahwa mereka tidak hanya bergantung pada Haaland, tetapi juga memiliki organisasi permainan dan disiplin bertahan yang sangat baik, saya mengucapkan selamat kepada Norwegia yang berhasil melewati hadangan Brasil dan melaju ke babak perempat final," ucapnya.
Hasil tersebut memastikan langkah Brasil terhenti di babak 16 besar, sementara Norwegia mencatat sejarah dengan lolos ke perempat final Piala Dunia 2026. Selanjutnya, Norwegia akan menghadapi pemenang laga Inggris kontra Meksiko untuk memperebutkan satu tempat di semifinal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....