Gagal 'Kill The Game', Portugal Ditahan Imbang Republik Kongo 1-1
- 18 Jun 2026 13:01 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Pertandingan babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Portugal dan Republik Kongo berakhir tanpa pemenang. Skuad Portugal gagal mengunci kemenangan meski mendominasi total permainan, setelah barisan depan mereka banyak membuang peluang emas di sepanjang babak kedua dan menyudahi laga dengan skor imbang 1-1.
Sejak peluit pertama berbunyi, tim nasional Portugal langsung mengambil inisiatif serangan eksplosif dan memegang kendali penguasaan bola hingga 75 persen. Dominasi tersebut membuahkan hasil manis di menit-menit awal babak pertama melalui gol cepat yang dicetak oleh João Neves.
Meskipun tertinggal, lini pertahanan Republik Kongo tampil sangat disiplin dalam meredam agresivitas Selecao das Quinas. Di sisi lain, Portugal dinilai kurang tajam dalam menyelesaikan peluang untuk mengunci kemenangan lebih awal.
Seorang penikmat sepak bola, Iqbal Aulianda, menyebut performa menyerang Portugal sebenarnya sangat menjanjikan, namun penyelesaian akhir menjadi catatan besar. Hal ini membuat banyak momentum emas terbuang tanpa hasil yang maksimal di atas lapangan hijau.
"Secara permainan ya sebenarnya Portugal juga cukup menyerang eksplosif. Republik Kongo juga mainnya cukup bertahan, cuman Portugal kurang bisa kill the game ya," kata Iqbal saat memberikan analisis pascapertandingan.
Menurutnya, banyak beberapa peluang yang terbuang sia-sia. “Contohnya waktu di babak kedua tadi dari Nuno Mendes passing ke Ronaldo, lalu ke Pedro Neto, cuman sayangnya gagal tidak bisa membuahkan gol," katanya.
Memasuki paruh kedua, Portugal mencatatkan akurasi operan yang sangat tinggi untuk membongkar pertahanan lawan. Namun, Republik Kongo sesekali keluar dari tekanan dan mencoba mengancam balik, meskipun skema tersebut sering kandas.
Beberapa upaya counter attack dari Republik Kongo selalu bisa dipotong oleh barisan belakang Portugal. Kesalahan operan yang sering dilakukan oleh pemain Kongo juga membuat intensitas tekanan mereka tidak berjalan maksimal.
"Kongo sendiri beberapa kali mendapatkan counter attack cuman beberapa kali gagal seperti umpannya terpotong oleh bek Portugal, dan juga serangan sering banget salah umpan. Jadi untuk hasil satu sama atau seri ini, ya cukup layak lah untuk kedua negara," ucapnya. (eka)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....