Mengenal Format Baru Seremoni Pra-Pertandingan di Piala Dunia 2026

  • 12 Jun 2026 09:57 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Ada hal unik yang terlihat di dua laga awal Piala Dunia 2026, yang mulai berlangsung sejak Jumat (12/6/2026) waktu Indonesia. Proses seremoni sebelum laga berlangsung, kini mengusung format baru yang cukup unik dan berbeda dibandingkan pada umumnya.

FIFA memperkenalkan seremoni sebelum pertandingan tersebut, dengan nama fan-centric pre-match ceremony. Seremoni yang pertama kalinya digunakan di Piala Dunia 2026 ini, disebut FIFA dirancang untuk membangun koneksi yang lebih dalam antara suporter dan pemain.

FIFA menyebut bahwa ini adalah visi baru yang berani, untuk seremoni pra-pertandingan yang dirancang untuk memperdalam hubungan pemain dan suporter. Sekaligus juga meningkatkan level baru dari momen yang sudah ditunggu-tunggu, ketika pemain memasuki lapangan sebelum bertanding.

Pada umumnya, seremoni sebelum laga ditandai dengan sebelas pemain utama dari kedua tim memasuki lapangan. Kemudian berbaris sejajar bersama dengan wasit dan asistennya, lalu menyanyikan lagu kebangsaan dari kedua negara yang bertanding.

Namun dalam seremoni yang diperkenalkan FIFA, seluruh pemain dari kedua tim akan berbaris sedikit melengkung di sekitar lingkaran tengah lapangan. Lalu mereka semua bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan masing-masing, ditemani pendamping pemain seperti biasanya.

Hal ini disebut FIFA menjadikan seremoni tersebut bisa lebih inklusif, karena menghadirkan seluruh pemain yang ada dalam daftar pertandingan. Sehingga baik pemain inti atau cadangan, bisa merasakan kebanggaan dan momen emosional saat mewakili negaranya di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.

Selain itu, aspek visual pada seremoni pra-pertandingan juga dibuat berbeda oleh FIFA dengan mengusung konsep 360 derajat yang imersif. FIFA memasang dua bendera negara yang bertanding berukuran besar, dan ditempatkan di sisi berlawanan lapangan.

Seremoni ini menjadikan suporter juga sebagai pusatnya, dengan menjadikan stadion sebagai sebuah panggung besar yang imersif. Sehingga dari posisi manapun suporter menonton pertandingan, mereka akan merasakan perspektif yang berbeda nan menarik dari kursinya masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....