Tak Sekadar Euforia, Piala Dunia Bisa Dorong Kebangkitan Sepak Bola Nasional

  • 20 Mei 2026 11:50 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Piala Dunia bukan sekadar ajang pertandingan sepak bola, melainkan juga momentum penting untuk membangkitkan kualitas sepak bola nasional. Pandangan tersebut disampaikan pengamat sepak bola Hamdani dalam Talkshow Piala Dunia RRI di Auditorium RRI Semarang, Selasa, 19 Mei 2026.

Hamdani mengatakan target menuju ajang tertinggi sepak bola dunia dapat memaksa adanya peningkatan kualitas kompetisi dan pembinaan usia dini. Selain itu, metode pelatihan yang lebih modern dan terstandar internasional juga dinilai menjadi kebutuhan penting.

Menurutnya, Piala Dunia dapat menjadi tonggak kebangkitan sepak bola Indonesia jika dimanfaatkan sebagai momentum pembenahan secara menyeluruh. Keikutsertaan maupun penyelenggaraan ajang bergengsi tersebut diyakini mampu mendorong perubahan besar dalam sistem pembinaan dan kompetisi di Indonesia.

“Dampak positif bagi kebangkitan nasional, yakni meningkatkan kualitas kompetisi dan pembinaan. Adanya target menghadapi ajang tertinggi dunia memaksa perbaikan sistem pembinaan usia dini peningkatan kualitas liga, serta penyempurnaan metode pelatihan,” kata Hamdani.

Sementara itu, Direktur SDM dan Umum LPP RRI, Dedi Suparman mengatakan Piala Dunia merupakan perhelatan sepak bola dunia yang mendapat perhatian langsung dari pemerintah, termasuk penunjukan TVRI sebagai media official penyiaran. Oleh karena itu, RRI diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mendukung kemeriahan pesta sepak bola dunia tersebut.

“Diharapkan RRI dapat bersinergi dan mendukung siaran piala Dunia TVRI. Selain itu, RRI dan TVRI harus gencar promosi adanya pesta sepak bola,” kata Dedi.

Menurutnya, Piala Dunia juga berpotensi membangkitkan kembali antusiasme masyarakat terhadap sepak bola nasional. Dukungan publik yang meningkat diyakini dapat memperkuat rasa bangga dan persatuan bangsa sekaligus mendorong kemajuan olahraga tersebut.

Meski Indonesia belum berhasil tampil di panggung Piala Dunia, kondisi itu dinilai bukan akhir dari perjalanan sepak bola nasional. Sebaliknya, momentum ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi kebangkitan berkelanjutan agar sepak bola Indonesia mampu bersaing di level Asia hingga dunia pada masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....