Generasi Emas Terakhir Belgia, Bagaimana Kekuatannya
- 29 Apr 2026 10:18 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi panggung krusial bagi tim nasional Belgia. Bagi para pendukung The Red Devils, turnamen ini dipandang sebagai babak penutup dari narasi panjang "Generasi Emas" mereka.
Nama-nama ikonik seperti Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Thibaut Courtois kini telah memasuki usia kepala tiga akan memimpin skuad untuk terakhir kalinya di kancah dunia. Dengan pengalaman pahit di edisi-edisi sebelumnya, tekanan untuk memberikan kado perpisahan berupa trofi perdana bagi negara tersebut terasa kian nyata.
Di bawah asuhan pelatih Rudi Garcia, yang mengambil alih kemudi sejak awal 2025, Belgia tampil dengan wajah yang lebih dinamis. Garcia berhasil menyeimbangkan sisa-sisa kejayaan veteran dengan talenta muda yang meledak-ledak.
Pemain seperti Jérémy Doku yang memiliki kecepatan eksplosif di sisi sayap, serta Charles De Ketelaere dan Loïs Openda sebagai tumpuan baru di lini depan. Hal I ini memberikan harapan bahwa transisi skuad tidak akan mengendurkan taji Belgia di mata dunia.
Sinergi antara kreativitas De Bruyne dan energi pemain muda ini menjadi senjata utama mereka sepanjang masa kualifikasi. Namun, tantangan terbesar bagi Belgia masih terletak pada konsistensi lini belakang yang tengah menjalani pembangunan ulang.
Absennya duet legendaris Jan Vertonghen dan Toby Alderweireld meninggalkan lubang yang harus segera ditambal oleh pemain seperti Zeno Debast dan Arthur Theate. Meski memiliki kiper kelas dunia sekelas Courtois, kerapuhan pertahanan di bawah tekanan tinggi sering kali menjadi titik lemah yang dimanfaatkan lawan.
Para analis menilai bahwa kunci kesuksesan Belgia di tahun 2026 adalah sejauh mana lini belakang mereka mampu meredam gempuran saat memasuki fase gugur. Berdasarkan hasil undian grup, Belgia akan memulai perjalanannya melawan Mesir di Seattle pada 16 Juni 2026, diikuti laga melawan Iran dan Selandia Baru.
Dengan grup yang relatif bisa dikuasai, Belgia diprediksi akan melaju jauh ke babak sistem gugur. Apakah tahun 2026 akan menjadi sejarah di mana "Generasi Emas" akhirnya mengangkat trofi emas, ataukah mereka akan kembali menjadi tim "hampir juara"?.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....