Meriahkan Piala Dunia 2026, TVRI Jateng Adakan Coaching Clinic Sepak Bola

  • 17 Apr 2026 19:45 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Demak - TVRI Jawa Tengah menggelar Coaching Clinic Sepak Bola dalam rangka memeriahkan perhelatan piala dunia 2026 di Sport Center TVRI Jawa Tengah, Jumat 17 April 2026. Direktur Pengembangan dan Usaha LPP TVRI Retno Wulan Kartiko Purbojati berharap, Coaching Clinic ini dapat menumbuhkan rasa kecintaan generasi muda pada olahraga sepak bola.

“Bola ini kan sangat bagus sekali untuk meningkatkan kapasitas, kapabilitas, team worknya. TVRI ini adalah official Broadcaster Piala Dunia 2026, jadi kami juga mengadakan coaching clinic untuk mempromosikan kepada masyarakat, nonton piala dunia di TVRI dengan Bola Gembira,” katanya.

Melalui kegiatan ini, kata Retno, juga bisa mempromosikan bahwa TVRI bisa bekerjasama menggelar kegiatan seperti coaching clinic. “Mitra kami ajak berkolaborasi dengan TVRI dalam hal aktivasi nonton bareng bola gembira TVRI,” ujarnya.

Retno mengungkapkan, TVRI sebagai official Broadcast piala dunia 2026 merupakan hadiah dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, untuk masyarakat bergembira bersama nonton bola. Terkait infrastruktur, Retno menegaskan, TVRI telah siap mengadakan nonton bareng bola gembira dan penyiaran piala dunia.

“Kami terus meningkatkan perluasan siaran dengan melakukan perbaikan di area blank spot, agar masyarakat dapat menikmati siaran TVRI. Salah satunya juga dilakukan literasi, TV yang belum bisa menangkap siaran TVRI itu diajarkan bagaimana men-tunning STB (Set Top Box)-nya supaya bisa mendapatkan sinyal TVRI,” ungkapnya.

Sementara itu pelatih sepak bola yang juga merupakan dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) M Irfan mengapresiasi kegiatan yang diadakan TVRI Jawa Tengah. “Sangat bagus, sangat luar biasa, peserta antusias dan kami berterimakasih karena TVRI menjadi official broadcaster piala dunia, jadi sangat bagus karena berperan dipublikasi resmi piala dunia,” ucapnya.

Irfan juga berharap, melalui kegiatan coaching clinic ini, dapat menjadi penyemangat generasi muda untuk menekuni dunia sepak bola, agar menjadi pemain-pemain nasional dan internasional. Dalam paparan coaching clinic ini, Irfan juga menyinggung terkait program grassroot youth development yang mengajarkan bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang di dunia sepak bola.

“Asalkan mereka benar-benar dibina dengan baik, secara bersunguh-sungguh, kedepannya pasti akan tercapai dengan bagus, karena keinginan merekanya sangat kuat,” pungkasnya. Coaching Clinic ini menghadirkan puluhan siswa dari Akademi Sepak Bola ASTI Kudus, siswa SMPN 3 Mranggen Demak dan siswa Sekolah Sepak Bola Ratanika Semarang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....