Ajang Balap Drag Black Dragbike 2026 Featuring Black Dragrace Meningkat
- 03 Mei 2026 22:30 WIB
- Semarang
RRI. CO. ID, Semarang - Ajang balap drag Black Dragbike 2026 featuring Black Dragrace & Black Motodify kembali digelar di lintasan Skadron 31/AYC Penerbad, eks Bandara Ahmad Yani lama, Semarang selama dua hari pada 2–3 Mei 2026. Ajang balap lurus bergengsi ini menyedot perhatian ribuan penonton dan diikuti ratusan pembalap dari berbagai daerah di Indonesia.
Pada gelaran tahun ini, untuk Dragrace akan memperlombakan 22 kelas yang terbagi menjadi 3 kategori yaitu Bracket Poin, Diesel Poin serta kelas Supporting. Sedangkan pada balap Dragbike dibagi menjadi menjadi 4 kategori berbeda yakni Open Poin, Bracket, Pemula Poin serta Supporting.
Setiap kelas menyuguhkan duel sengit antar pembalap dengan performa mesin terbaik. Deru motor berkecepatan tinggi menggema di sepanjang lintasan, menciptakan atmosfer kompetisi yang penuh adrenalin.
Perwakilan Black Experience, Mariachi Gunawan, menyebut animo peserta terhadap ajang ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan, menjelang akhir tahun, banyak calon peserta sudah menanyakan jadwal penyelenggaraan berikutnya.
“Tahun ini kami membuat konsep juara umum berbasis seri. Jadi tidak seperti biasanya ada juara 1, 2, dan 3, tetapi di tiap putaran hanya ada satu juara umum. Selain itu, kelas poin seperti open point, pemula point, dan bracket point juga kami akumulasikan,” ujarnya, Minggu malam.
Ia menambahkan, pada musim 2026, penyelenggaraan drag race juga digelar di dua lokasi, yakni Semarang dan Sentul. Menariknya, pada seri kali ini jumlah peserta di kelas open meningkat cukup signifikan, meski sebelumnya sempat dikhawatirkan minim peminat.
“Mudah-mudahan tren drag ini bisa kembali bangkit lagi. Untuk regulasi bahan bakar, kami juga sudah sepakat seluruh peserta menggunakan Pertamax Turbo,” imbuhnya.
Sementara itu, Komandan Skadron AYC/31 Semarang, Rian Wijaksono Hartanto, menyampaikan bahwa event ini merupakan hasil kerja sama antara pihaknya dengan Djarum Black, yang memanfaatkan area eks bandara sebagai lintasan balap. “Tahun ini adalah penyelenggaraan kedua di Skadron AYC, dan alhamdulillah mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari event organizer, IMI Jawa Tengah, pemerintah daerah, hingga kepolisian,” ujarnya.
Ia menilai kejuaraan seperti ini memiliki dampak positif, khususnya dalam menekan praktik balap liar di jalanan. Dengan adanya wadah resmi, minat dan bakat para pembalap muda dapat tersalurkan secara lebih aman dan terarah.
“Event ini sangat positif karena mampu menyalurkan minat anak-anak muda khususnya di Kota Semarang sehingga balap liar bisa lebih terminimalisir. Kami juga siap mendukung apabila ke depan ada kegiatan serupa, baik drag bike maupun drag race,” tambahnya.
Menurutnya, dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya, jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan, baik dari kategori motor maupun mobil. Hal ini menunjukkan geliat dunia balap di Jawa Tengah yang terus berkembang.
Selain balapan, Black Dragbike 2026 juga dimeriahkan berbagai hiburan dan kegiatan pendukung seperti lomba fotografi dan juga kontes modif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....