Semarang Drag Carnival Sebagai Ajang Menyalurkan Pembalap Pemula

  • 08 Feb 2026 19:34 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Menjadi ruang penyaluran minat bakat pengiat otomotif khususnya pembalap pemula, Semarang Drag Carnival (SDC) 2026 kembali digelar. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu dan Minggu 7-8 Februari 2026 dilintasan Bandara Ahmad Yani Semarang ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah.

Komandan Skadron 31/Amur Yudha Cakti, Letkol CPN Rian Wijaksono Hartanto mengatakan, event ini merupakan rangkaian memperingati HUT Skadron 31/ Amur Yudha Cakti. Penyelenggaraan SDC sebagai upaya mengalihkan aktivitas balap liar ke jalur yang lebih aman dan teratur.

“Pada prinsipnya kami dari satuan sangat mendukung event ini. Kami berusaha menjadikan sarana yang kami miliki sebagai ikon dan wadah resmi untuk drag bike maupun drag race,” kata Rian, Minggu 8 Februari 2026.

Ia menilai, penyelenggaraan balap dengan regulasi yang jelas memberikan ruang bagi anak muda untuk berprestasi tanpa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain. “Kita salurkan di sini, dengan aturan resmi, lebih baik berprestasi di lintasan daripada merugikan diri sendiri dan orang lain di jalan raya,” katanya.

Sementara itu, Penyelenggara SDC, Andry John, mengungkapkan jumlah peserta pada gelaran kali ini mencapai 485 peserta drag race mobil dan sekitar 550 peserta drag bike. Angka tersebut tergolong besar untuk event yang bersifat lokal. 

“Untuk drag bike ini event lokal, bukan open event. Jadi 550 peserta itu sudah sangat besar, terutama dari wilayah Jawa Tengah,” ujar Andry. Jumlah peserta mengalami penurunan dibandingkan event Desember 2025 lalu, yang dipengaruhi faktor cuaca dan adanya agenda otomotif lain di waktu bersamaan. 

Meski begitu, antusias peserta tetap tinggi, termasuk dari luar Pulau Jawa. “Ada peserta dari Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Manado, dan Palembang. Itu menunjukkan minat terhadap SDC masih kuat,” jelasnya.

Sementara terkait regulasi, Andry menyebut tidak ada perubahan kelas lomba. Namun, khusus drag bike 2006 diberlakukan aturan penggunaan bahan bakar Pertamax Turbo. Aturan tersebut justru memicu persaingan yang lebih kompetitif.

“Di beberapa kelas terjadi kejutan, termasuk kelas FU yang starternya sampai 50 peserta. Catatan waktunya juga meningkat,” ungkapnya.

Sedangkan SDC sendiri merupakan event kedua yang digelar dan direncanakan menjadi agenda tahunan. Penyelenggara menegaskan fokus kegiatan ini tetap pada pembinaan pembalap lokal agar dapat naik ke level kompetisi yang lebih tinggi.(AHY)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....