Waspadai Bahaya Korosi Air Laut pada Kendaraan Bermotor

  • 15 Sep 2025 14:04 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Laut sering dikaitkan dengan ketenangan dan juga keindahan alam ciptaan tuhan. Akan tetapi dibalik keindahannya, air laut ternyata juga menyimpan potensi bahaya yang bersifat merugikan.

Air laut dikenal memiliki kandungan garam yang sangat korosif terhadap logam utamanya pada kendaraan bermotor. Jika kendaraan bermotor terkena air laut secara terus menerus akan dapat menyebabkan karat pada body maupun rangka kendaraan.

Bagian dasar atau bagian bawah kendaraan menjadi yang paling rentan rusak karena air laut. Hal ini biasanya disebabkan cipratan air dari jalan maupun genangan air di area yang biasa terkena air laut.

Jika air laut sampai masuk pada ruang mesin dan kelistrikan, hal ini juga bisa menyebabkan kerusakan pada komponen listrik maupun mesin kendaraan. Hal ini dikarenakan garam dapat menyebabkan arus pendek dan mempercepat kerusakan pada komponen elektronik.

Bagian lain yang riskan rusak adalah rem dan suspensi kendaraan, karena bagian ini mudah terkena air laut karena posisinya yang terbuka. Hal tersebut bisa berakibat fatal seperti menurunkan performa kendaraan dan membahayakan keselamatan pengguna kendaraan.

Bagian luar atau cat body mobil juga bisa rusak jika terpapar udara pantai dalam jangka waktu yang panjang. Terlihat dari cat kendaraan yang menjadi kusam dan permukaan bodi kendaraan yang mudah mengelupas.

Semua resiko di atas dapat dicegah dengan rajin mencuci kendaraan dengan air tawar setelah melewati Kawasan pesisir. Lakukan juga perawatan untuk mengecek semua bagian kendaraan agar kendaraan tetap dapat berfungsi secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....