Bupati Demak Buka Porsema NU 2025
- 02 Mei 2025 08:53 WIB
- Semarang
KBRN, Demak: Bupati Demak, Eistianah membuka Pekan Olah Raga dan Seni Ma'arif (Porsema) NU tahun 2025 di Pendopo Kabupaten Demak. Perlombaan yang digelar oleh Lembaga Pendidikan Ma'arif NU PCNU Kabupaten Demak ini dilaksanakan selama 2 hari, yaitu Rabu - Kamis (30 April - 1 Mei 2025).
Bupati Demak, yang biasa disapa Mbak Esti, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kegiatan ini. "Salah satu kegiatan Porsema ada yang dilaksanakan di Sport Center atau Stadion Sultan Fattah, itulah bentuk dukungan kami kepada panitia,” ungkapnya.
Ia pun meminta para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ia berharap, semuanya bisa mengharumkan nama baik Demak di tingkatan selanjutnya.
“Kami harapkan sportivitasnya dijaga. Yang belum punya kesempatan menang, jadikan ajang dirinya mengasah keterampilan", ujarnya dalam siaran pers, Kamis(1/5/2025).
Dalam laporannya, Ketua LP Ma'arif NU Demak, K.H. Salman Dahlawi menyampaikan, Porsema NU bertujuan untuk mencari bibit ungggul dan talenta di Kabupaten Demak. “Porsema ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan talenta berbakat untuk persiapan event-event berskala regional, nasional, maupun internasional,” ujarnya.
Sebanyak 575 siswa dari tingkatan MI siap mengasah bakatnya dengan mengikuti lomba tersebut. Selain itu, ajang ini juga diikuti 973 siswa setingkat MTs dan 1.188 siswa tingkatan MA.
Sementara, Ketua Tanfidziyah PCNU Demak, KH. Muhammad Aminuddin menuturkan, Porsema tidak lepas dari ajaran agama, yaitu kesehatan. Porsema merupakan alternatif membangun kesehatan, dan di dalam Porsema, PCNU juga membudayakan olahraga.
"Ada pepatah kuno, akal yang sehat ada pada tubuh yang sehat, sebagaimana pesan Rasulullah. Ajarkan anakmu berenang dan memanah, untuk anak perempuan ajarkan bertenun, yang artinya, kita diharapkan bisa sehat dan terampil", ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, Islam tidak abai terhadap keterampilan dengan menyalurkan bakat ke dalam hal-hal yang positif. “Tawuran bukan budaya kita, anak-anak yang suka berkelahi, bisa diarahkan ke seni silat, khususnya di Pagar Nusa,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Demak, Taufiqurrahman juga mengapresiasi LP Ma'arif NU. "Kegiatan (Porsema) ini banyak sekali manfaatnya, antara lain untuk menyatukan persaudaraan, meningkatkan ketrampilan olahraga dan seni, dengan seni dapat menghaluskan jiwa,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....