Dukung Sport Tourism, Batang Runners Ajak Pelari Susuri Deswita Pandansari
- 20 Sep 2026 09:24 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - Budaya olahraga lari yang makin digemari, dibidik oleh komunitas Batang Runners bekerja sama dengan PT. Armeta Indah Otsuka untuk turut mengenalkan Deswita Pandansari sebagai destinasi strategis sport tourism. Ratusan pelari mengikuti gelaran Mini Offline Pocari Sweat Runs, sekaligus menjajaki wilayah Desa Pandansari yang didominasi hijaunya persawahan serta menciptakan kesan berlari dengan suasana pedesaan yang menyejukkan.
Lebih dari 200 pelari dari Komunitas Batang Runners dan pelari dari wilayah sekitar turut menikmati indahnya potensi wisata yang memanjakan mata. Dipilihnya, Desa Pandansari tentu tak lepas dari upaya mendukung optimalisasi sport tourism, sebagai salah satu cara mendongkrak kunjungan ke Deswita Pandansari.
Pembina Batang Runners, Kusnin sengaja memilih Pandansari sebagai lokasi agar para pelari pun mendapat kesan pemandangan yang lebih menyejukkan sekaligus memotivasi warga setempat memiliki kesadaran berolahraga khususnya lari. "Ini tahun ketiga kami berkolaborasi dengan Pocari Sweat dan tahun keempat mendatang bisa jadi dipilih lokasi yang lebih menantang," ungkapnya, saat ditemui di halaman Balai Desa Pandansari, Warungasem, Kabupaten Batang, Minggu 20 September 2026.
Pastinya, dengan dipilihnya Desa Pandansari karena destinasi wisata yang menarik untuk menjadi lokasi bagi para pelari memuaskan hobinya berolahraga sekaligus berwisata. "Para pelari diajak untuk menikmati panorama persawahan dan suara gemercik air sungai sejauh 5 kilometer yang sering dimanfaatkan untuk berwisata warga Batang dan kabupaten/kota tetangga," bebernya.
Head of Area Pekalongan, PT. Armeta Indah Otsuka, Yemima Apriesti Dameria Surbakti menggelar Mini Offline Pocari Sweat Runs khususnya bagi para pelari di Batang yang belum berkesempatan bergabung di even serupa di Bandung maupun Lombok. Khusus di Pandansari, ia mengapresiasi karena keindahan panoramanya yang didominasi area persawahan dan sungai.
"Bagus banget area yang dipilih ada sawah dan sungai, jadi menarik dan ngasih tahu di Pandansari ada lokasi estetik buat menyalurkan hobi lari sekaligus berwisata. Nah dukungan kami tentu menyiapkan 20 karton Pocari Sweat untuk latihan dan hari-H pelaksanaan sama buah untuk mengembalikan ion tubuh setelah berolahraga, jadi bisa fit lagi," ujarnya.
Ia pun mengapresiasi semangat anggota Komunitas Batang Runners yang memiliki semangat lari, dari usia anak maupun dewasa.
Sementara, apresiasi pun ditunjukkan oleh Camat Warungasem, Asep Dwi Nugroho melihat antusias warga dan Komunitas Batang Runners mengikuti even. Tentu sebuah kebanggaan karena even yang digelar di 130 kota se-Indonesia, Desa Pandansari terpilih menjadi lokasi karena panorama persawahan yang menarik perhatian para pelari.
"Ini tentunya akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Deswita Pandansari yang sebelumnya juga sudah sering dikunjungi dari kabupaten/kota tetangga. Semoga Pandansari makin dikenal dan kunjungan wisatawan juga ikut meningkat," harapnya.
Ia pun berterima kasih karena even Mini Offline Pocari Sweat Runs, juga menarik perhatian Camat Pecalungan Adhi Bhaskoro dan Camat Wonotunggal Kukuh Tri Laksana. "Alhamdulillah ada Pak Camat Pecalungan dan Wonotunggal yang memang hobi lari, ikut memeriahkan even Pocari Sweat bersama Komunitas Batang Runners," tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....