SEZ Industropolis Run 2026 Jadi Ajang Pembuktian Pelari Terbaik Indonesia
- 26 Agt 2026 19:15 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - SEZ Industropolis Run 2026 memasuki tahun ketiga dengan membawa konsep yang lebih kompetitif. Ajang lari yang digelar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang ini tidak lagi sekadar menggabungkan olahraga dan wisata, tetapi mulai diarahkan menjadi panggung kompetisi bagi atlet elit nasional.
Mengusung tema “Dari Sport Tourism Menuju Panggung Kompetisi Atlet Elit”, SEZ Industropolis Run 2026 mempertemukan pelari dari berbagai daerah dengan sejumlah atlet lari nasional. Kehadiran mereka diharapkan meningkatkan kualitas persaingan sekaligus memberi kesempatan bagi peserta untuk mengejar catatan waktu terbaik.
Kepala Departemen Corporate Office & Protocoler KEK Industropolis Batang, M. Rizza Akbar, mengatakan pengembangan event dilakukan agar kualitas perlombaan terus meningkat. “Memasuki tahun ketiga, kami ingin SEZ Industropolis Run terus berkembang dan memiliki standar yang semakin tinggi,” ujarnya.
Menurut Rizza, ajang tersebut tidak hanya ditujukan bagi atlet, tetapi juga masyarakat umum dan komunitas lari. Peserta dapat menjadikan perlombaan sebagai ruang untuk menguji kemampuan, mengejar personal best, maupun merasakan pengalaman berlari di kawasan industri yang memiliki karakter berbeda.
Salah satu keunggulan lintasan SEZ Industropolis Run 2026 adalah karakter jalurnya yang relatif landai atau flat track. Lintasan tersebut juga telah tersertifikasi AIMS (Association of International Marathons and Distance Races), sehingga memberi ruang bagi pelari untuk mengoptimalkan performa.
Kualitas perlombaan turut didukung sistem pencatatan waktu berbasis timing chip. Sistem tersebut memungkinkan catatan waktu peserta diperoleh secara akurat dan terukur.
Selain aspek kompetisi, peserta juga akan mendapatkan pengalaman berlari dengan latar kawasan industri, alam, hingga pesisir Laut Jawa. Kepala Bapperida Kabupaten Batang, Bagus Pambudi, mengatakan event tersebut turut memperkenalkan Batang dari perspektif berbeda.
“SEZ Industropolis Run menjadi salah satu momentum yang memperkenalkan Batang dari sisi yang berbeda. Tidak hanya sebagai daerah yang berkembang dengan kawasan industrinya, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki ruang bagi olahraga, pariwisata, komunitas, dan aktivitas masyarakat,” katanya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, rute perlombaan juga mengalami perubahan berdasarkan evaluasi terhadap pergerakan peserta. Perubahan tersebut terutama dilakukan di sejumlah titik krusial, termasuk kawasan Dermaga, untuk membuat distribusi peserta lebih merata dan mengurangi potensi penumpukan.
Rute baru sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi peserta karena dapat menikmati kawasan dermaga dengan panorama Laut Jawa sebagai bagian dari perjalanan menuju garis finis. Penyelenggara juga menyiapkan fasilitas peserta berupa medali finisher, BIB dengan timing chip, tote bag, water station, refreshments, asuransi perlindungan peserta, dan e-certificate.
SEZ Industropolis Run 2026 menargetkan 2.626 peserta yang terbagi dalam tiga kategori, yakni Half Marathon sebanyak 350 peserta, 10K sebanyak 1.300 peserta, dan 5K sebanyak 976 peserta. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp100 juta, termasuk hadiah untuk kategori Half Marathon, 10K, 5K, serta Best Costume.
Rizza mengatakan event tersebut dirancang untuk mengakomodasi berbagai tujuan peserta, mulai dari atlet yang mengejar podium hingga pelari pemula yang ingin menyelesaikan jarak pertamanya. “Pada akhirnya, setiap orang datang dengan tujuan yang berbeda. Ada yang mengejar podium, ada yang mengejar waktu, ada yang ingin menyelesaikan jarak pertamanya,” tuturnya.
Pendaftaran SEZ Industropolis Run 2026 telah dibuka secara daring melalui industropolisrun.id dengan pembayaran menggunakan QRIS. Biaya pendaftaran mulai dari Rp200 ribu untuk kategori 5K, Rp250 ribu untuk 10K, dan Rp400 ribu untuk Half Marathon pada harga early bird.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....