Semarang Juara Peparpeda Jateng, Wali Kota: Atlet Disabilitas Berhak Raih Prestasi

  • 25 Agt 2026 14:46 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menegaskan atlet penyandang disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk meraih prestasi. Komitmen tersebut dibuktikan dengan keberhasilan kontingen National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Semarang menjadi juara umum Pekan Paralimpiade Pelajar Daerah (Peparpeda) Jawa Tengah 2026.

Kontingen Kota Semarang meraih tujuh medali emas, empat perak, dan lima perunggu dalam ajang yang berlangsung di Surakarta pada 21–23 Agustus 2026. Capaian tersebut sekaligus mengakhiri dominasi Kota Surakarta yang sebelumnya menjadi juara umum selama empat kali berturut-turut.

Agustina mengapresiasi perjuangan para atlet pelajar, pelatih, pendamping, keluarga, serta seluruh pihak yang mendukung kontingen Semarang. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa keterbukaan akses dan kesempatan dapat mendorong anak-anak penyandang disabilitas berkembang sesuai potensinya.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang dan berprestasi ketika mendapat ruang, dukungan, dan kesempatan yang sama. Saya berharap keberhasilan para atlet ini menjadi inspirasi bagi anak-anak penyandang disabilitas lainnya untuk berani mengejar cita-cita,” ujar Agustina.

Menurut Agustina, kesempatan yang setara menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang memungkinkan penyandang disabilitas berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Karena itu, Pemkot Semarang terus mendorong inklusivitas tidak hanya melalui olahraga, tetapi juga di berbagai sektor lainnya.

Di bidang pendidikan, Pemkot Semarang menyediakan jalur afirmasi bagi penyandang disabilitas dalam Pra-SPMB 2026. Sementara melalui Rumah Inspirasi, pemerintah kota menghadirkan ruang dukungan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi dan berpartisipasi lebih luas dalam kehidupan sosial.

Sebanyak 25 atlet pelajar Kota Semarang tampil pada empat cabang olahraga, yakni para atletik, para tenis meja, para bulutangkis, dan para renang. Keberhasilan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Semarang memperkuat pembangunan kota yang inklusif.

Ketua NPCI Kota Semarang, Nur Solikin mengatakan, capaian juara umum tidak diraih secara instan. Para atlet menjalani proses pembinaan dan latihan secara konsisten selama hampir enam bulan.

Atlet NPCI berlatih tiga kali dalam sepekan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Semarang. “Hasil juara umum atau juara satu tersebut cukup membuktikan bahwa proses pembinaan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh NPCI, yang juga dipandu oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Semarang, cukup berhasil,” kata Nur.

Setelah meraih juara umum Peparpeda Jateng 2026, NPCI Kota Semarang selanjutnya mempersiapkan atlet untuk menghadapi Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jawa Tengah yang akan digelar di Kota Semarang pada November 2026. Ajang yang melibatkan 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Kota Semarang untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah yang ramah dan aksesibel bagi penyandang disabilitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....