SBS Gelar Home Tournament Biliar di Semarang, Kampanyekan Olahraga Tanpa Judi

  • 17 Agt 2026 15:49 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang: Sedulur Billiard Semarang (SBS) kembali menggelar home tournament biliar di New Side Pocket (NSP) Semarang, Senin 17 Agustus 2026. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Home tournament ini menjadi kegiatan kedua yang digelar SBS setelah sempat vakum.

Untuk pertama kalinya, kompetisi tersebut juga memperebutkan piala bergilir yang seluruh hadiahnya berasal dari donatur. Perwakilan SBS, Firmansyah Putra atau yang akrab disapa Puput mengatakan, turnamen digelar untuk mengembalikan olahraga biliar pada tujuan utamanya sebagai olahraga, sekaligus menghilangkan berbagai aktivitas yang tidak sejalan dengan nilai olahraga.

"Kita memurnikan lagi tujuannya bahwa olahraga biliar adalah olahraga yang benar-benar murni olahraga. Kita kembalikan lagi ke tujuan awal sebagai komunitas, yaitu menghilangkan segala sesuatu embel-embel di luar olahraga, berupa judi, taruhan judi, minuman keras dan lainnya," ujar Puput.

Ia menjelaskan, SBS juga berupaya mengubah kebiasaan sebagian pemain yang menjadikan pertandingan atau sparing sebagai ajang taruhan. Menurutnya, praktik tersebut membuat olahraga biliar beririsan dengan perjudian.

Oleh karena itu, SBS mendorong pola pertandingan yang tidak menggunakan uang taruhan. Biaya penggunaan meja dalam sesi latihan bersama dapat ditanggung komunitas, sementara hadiah bagi pemenang berasal dari pihak ketiga atau donatur.

Untuk turnamen yang digelar bertepatan dengan HUT ke-81 RI, Puput menyebut seluruh hadiah piala bergilir berasal dari donatur. Peserta juga tidak dikenakan biaya pendaftaran.

"Kalau piala bergilir itu hadiah murni semuanya dari donatur. Jadi kita free, benar-benar free," ujarnya.

Turnamen tersebut menyediakan slot hingga 64 pemain. Hingga sebelum pertandingan dimulai, lebih dari 30 peserta telah melakukan pendaftaran dan jumlah peserta diperkirakan bertambah melalui pendaftaran langsung di lokasi.

Dalam pertandingan, setiap babak diperkirakan menggunakan format empat race. Semantara, pertandingan final dapat berlangsung lima hingga enam race.

Anggota SBS, Angga, menyambut positif pelaksanaan home tournament kedua tersebut. Menurutnya, turnamen kali ini menarik karena memiliki tema dan memperebutkan piala bergilir yang diharapkan dapat menambah semangat para anggota komunitas.

"Untuk turnamen kedua ini menarik, soalnya sudah ada temanya. Ada piala bergilirnya untuk teman-teman SBS juga, biar ada semangatnya teman-teman," kata Angga.

Selain memperebutkan piala bergilir, Angga menyebut kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada anggota komunitas untuk mengikuti ajang secara gratis. Ia mengatakan, para peserta tidak melakukan persiapan khusus menjelang pertandingan. tetapi lebih mengedepankan kebersamaan antarpemain.

"Enggak ada latihan khusus, berlatih biasa saja, main-main biasa saja, yang penting intinya ngumpul sama teman-teman," ujarnya. Menurut Angga, karakter home tournament SBS memang lebih diarahkan sebagai sarana berkumpul dan mempererat hubungan antaranggota komunitas.

Kondisinya berbeda dengan turnamen resmi yang biasanya membutuhkan persiapan dan latihan lebih serius. "Kalau untuk turnamen yang memang benar-benar turnamen, kita perlu latihan, kalau untuk ini kan kita cuma ngumpul sama teman-teman komunitas, ya guyub saja," katanya.

Meski demikian, Angga tetap membuka peluang untuk meraih kemenangan dalam turnamen tersebut. Ia menyebut peluang menang maupun kalah sama-sama terbuka. "Fifty-fifty lah, yang penting rame-rame ngumpul sama teman-teman saja," tuturnya.

Puput menambahkan, pemilihan tanggal 17 Agustus memiliki makna tersendiri. Momentum Kemerdekaan Indonesia yang telah memasuki usia 81 tahun dinilai tepat untuk mengajak komunitas biliar menjaga nilai sportivitas dan menjauhkan olahraga dari praktik perjudian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....