Nova Widianto Kembali ke Pelatnas, PBSI Bidik Kebangkitan Ganda Campuran
- 11 Agt 2026 12:51 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Jakarta – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia(PP PBSI) kembali mempercayakan sektor ganda campuran kepada Nova Widianto. Pengalaman panjang sebagai pemain dan pelatih di level internasional diharapkan mampu membawa ganda campuran Indonesia kembali bersaing di papan atas dunia.
Penunjukan tersebut menjadi kali kedua Nova menangani sektor ganda campuran di pelatnas. Sebelumnya, Nova pernah dipercaya mengisi posisi tersebut pada 2021.
Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Pelatnas, Eng Hian optimistis kehadiran Nova dapat memberikan energi baru dalam pembinaan ganda campuran Indonesia. Pengalaman Nova sebagai atlet maupun pelatih dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pasangan-pasangan yang ada.
“Nova merupakan sosok yang memiliki pengalaman dan pemahaman yang sangat baik di sektor ganda, baik sebagai atlet maupun pelatih. Kami berharap kehadirannya dapat membawa energi baru, meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat daya saing pasangan-pasangan ganda campuran Indonesia, serta mengantarkan mereka meraih prestasi terbaik di berbagai turnamen internasional,” ucapnya melalui keterangan pers.
Nova Widianto memiliki rekam jejak panjang di sektor ganda campuran. Saat masih menjadi atlet, ia menjadi salah satu pemain terbaik Indonesia dan meraih berbagai prestasi bersama Liliyana Natsir.
Bersama Liliyana, Nova berhasil merebut gelar Juara Dunia 2005 dan 2007. Keduanya juga mempersembahkan medali perak bagi Indonesia pada Olimpiade Beijing 2008 di nomor ganda campuran.
Setelah mengakhiri karier sebagai atlet, Nova melanjutkan kiprahnya di dunia kepelatihan. Pengalamannya tidak hanya terbatas di Indonesia, tetapi juga berkembang di level internasional.
Salah satu pencapaian pentingnya terjadi ketika Nova menjadi bagian dari kesuksesan ganda campuran Malaysia. Ia tercatat sebagai pelatih pertama yang membawa pasangan Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei meraih gelar juara dunia pada 2024.
Rekam jejak tersebut menjadi salah satu modal yang diharapkan dapat membantu Nova menghadapi tantangan di sektor ganda campuran Indonesia. PBSI ingin pengalaman yang dimilikinya diterjemahkan menjadi peningkatan kualitas pembinaan dan prestasi atlet.
Dengan kembalinya Nova ke pelatnas, PBSI berharap proses regenerasi ganda campuran dapat berjalan lebih optimal. Pasangan-pasangan Indonesia juga diharapkan mampu kembali menjadi kekuatan yang diperhitungkan dalam persaingan bulutangkis dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....