KONI Jateng Minta Pengprov Muaythai Tuntaskan Pembenahan Organisasi
- 27 Jul 2026 07:36 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Surakarta – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah meminta Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia (Pengprov MI) Jawa Tengah segera menuntaskan pembenahan organisasi sebagai fondasi pembinaan atlet yang berkelanjutan. Pesan tersebut disampaikan Ketua KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, saat menghadiri pelantikan 10 Pengurus Kabupaten/Pengurus Kota (Pengkab/Pengkot) MI Jateng masa bakti 2026–2030 di Neo Grand Mall, Surakarta, Sabtu, 25 Juli 2026.
Menurut Sujarwanto, pembenahan organisasi perlu dipercepat mengingat masih terdapat sekitar 15 Pengkab/Pengkot Muaythai di Jawa Tengah yang berstatus pelaksana tugas (Plt). Ia berharap daerah-daerah tersebut segera menggelar musyawarah kabupaten maupun kota untuk membentuk kepengurusan definitif.
"Kami apresiasi Pengprov MI Jateng yang terus melakukan pembenahan organisasi dengan melantik 10 Pengkab Pengkot," kata Sujarwanto. Ia juga meminta kepengurusan baru memperbanyak penyelenggaraan kejuaraan tingkat kabupaten/kota serta menghidupkan kembali pembinaan atlet di daerah.
KONI Jawa Tengah juga mengapresiasi pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Muaythai Jawa Tengah 2026 yang digelar bersamaan dengan pelantikan pengurus. Menurut Sujarwanto, semakin banyak kompetisi digelar, semakin besar peluang lahirnya atlet-atlet potensial.
"Saya juga mengapresiasi juga digelarnya Kejurprov Muaythai Jateng ini. Ini langkah yang sangat baik, kalau event seperti ini terus diperbanyak, termasuk melalui sirkuit-sirkuit Muaythai, olahraga ini akan semakin dikenal dan diminati generasi muda," katanya.
Ia menilai Kejurprov menjadi bagian penting dalam proses pembinaan sekaligus pemetaan atlet terbaik Jawa Tengah. Ajang tersebut juga diproyeksikan sebagai sarana seleksi dan uji kemampuan atlet menjelang Porprov Jawa Tengah 2026 pada Oktober mendatang serta persiapan menuju PON 2028.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mengatakan Kejurprov Muaythai Jawa Tengah 2026 menjadi wadah untuk melahirkan atlet berprestasi sekaligus membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung penyelenggaraan ajang olahraga karena turut memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi, pariwisata, dan jasa.
Ketua Pengprov MI Jateng, Johan Mulia Legowo, mengatakan, pelantikan pengurus bukan sekadar seremoni, melainkan amanah untuk membangun organisasi yang profesional dan berprestasi. "Jangan lupa, sinergi ini penting untuk membina atlet sejak usia dini hingga tingkat prestasi, juga untuk meningkatkan kualitas pelatih, wasit, dan juri, serta membawa nama baik Muaythai Indonesia," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....