Kemenpora Buka Peluang Atlet Berprestasi Kuliah di New York University
- 23 Jul 2026 11:23 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, New York – Atlet berprestasi Indonesia berpeluang menempuh pendidikan di Preston Robert Tisch Institute for Global Sport, New York University (NYU) melalui kerja sama yang dijalin Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kesempatan tersebut menjadi salah satu hasil penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) antara Kemenpora dan institusi pendidikan olahraga terkemuka di Amerika Serikat itu.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, bersama Dekan NYU School of Professional Studies, Angie Kamath, di New York, Selasa, 21 Juli 2026 waktu setempat. Kesepakatan tersebut menjadi tonggak baru dalam penguatan kerja sama di bidang pendidikan, diplomasi olahraga, pengembangan kepemudaan, serta riset dan inovasi olahraga.
Melalui kerja sama itu, Kemenpora juga membuka peluang bagi atlet berprestasi Indonesia untuk mengikuti pendidikan di Preston Robert Tisch Institute for Global Sport. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia olahraga Indonesia melalui akses pendidikan bertaraf internasional.
Menpora Erick Thohir mengatakan, penguatan sektor olahraga harus mampu mendorong peningkatan prestasi sekaligus memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi.“Ketika Presiden Prabowo menunjuk saya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, salah satu prioritas utama saya adalah menciptakan lingkungan yang memungkinkan ekosistem olahraga Indonesia berkembang,” ujarnya melalui keterangan tertulis.
Erick menegaskan olahraga tidak lagi hanya dipandang sebagai sarana meraih prestasi, tetapi juga sebagai industri yang mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Kemenpora terus mendorong pengembangan industri olahraga dan sport tourism agar menjadi salah satu penggerak ekonomi nasional.
“Olahraga bukan sekadar tentang mengembangkan potensi atlet dan memenangkan kompetisi. Olahraga juga telah menjadi industri yang kuat yang menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mempromosikan masyarakat yang lebih sehat,” ucapnya.
Selain pengembangan olahraga, Menpora juga berharap NYU dapat menjajaki pembukaan program studi profesional di Indonesia, khususnya di bidang bisnis dan manajemen olahraga. Menurutnya, kebutuhan tenaga profesional di sektor tersebut akan terus meningkat seiring berkembangnya industri olahraga nasional.
Kemenpora menyatakan siap memfasilitasi berbagai langkah apabila NYU berminat mengembangkan program akademiknya di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap transfer pengetahuan, pengembangan SDM, serta riset dan inovasi mampu memperkuat transformasi ekosistem olahraga Indonesia agar semakin berdaya saing di tingkat global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....