Fadia/Tiwi Tumbangkan Ganda Nomor Tiga Dunia di Indonesia Open 2026

  • 04 Jun 2026 10:57 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Jakarta– Ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, mencatat kemenangan impresif pada babak pertama Polytron Indonesia Open 2026. Bermain di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026, Fadia/Tiwi berhasil menumbangkan pasangan Korea Selatan yang menempati peringkat ketiga dunia, Lee So Hee/Baek Ha Na, dengan skor 21-13, 17-21, 21-14.

Dilansir dari Ileague, kemenangan tersebut sekaligus menjadi yang kedua secara beruntun bagi pasangan Indonesia atas Lee/Baek. Sebelumnya, Fadia/Tiwi juga berhasil mengalahkan pasangan Korea itu pada ajang Badminton Asia Championships (BAC) 2026 dengan skor 21-17, 21-16.

Fadia mengatakan kemenangan kali ini diraih berkat persiapan matang dan komunikasi yang baik di lapangan. Menurutnya, mereka sudah mempelajari permainan lawan dan mengantisipasi kemungkinan perubahan strategi yang dilakukan pasangan Korea.

"Pertandingan ini pastinya tidak mudah, pertandingannya cukup tough juga karena ini pertemuan ketiga kami dan kami ada modal menang di pertemuan sebelumnya. Jadi, kunci kemenangan kami adalah komunikasi dan saling percaya," kata Fadia.

Perjuangan Fadia/Tiwi tidak berjalan mulus. Pada gim ketiga, mereka sempat tertinggal cukup jauh dengan skor 4-9 sebelum akhirnya mampu bangkit dan membalikkan keadaan.

Pasangan Indonesia tetap tenang dan berusaha menjalankan strategi yang telah disiapkan bersama pelatih Karel Mainaky dan Nitya Krishinda Maheswari. Hasilnya, mereka mampu menyamakan skor menjadi 9-9 sebelum melesat hingga unggul 16-10.

"Walaupun tadi di game ketiga kami sudah ketinggalan, tapi kami tidak menyerah. Kami cari cara bagaimana untuk mengambil kembali poin dan fokus untuk poin berikut-berikutnya," ujar Tiwi.

Di sisi lain, pasangan Korea mulai kehilangan ritme permainan dan melakukan sejumlah kesalahan sendiri. Situasi tersebut berhasil dimanfaatkan Fadia/Tiwi untuk terus menekan hingga memastikan kemenangan.

Fadia mengakui sempat merasakan tekanan karena membawa modal kemenangan dari pertemuan sebelumnya. Namun, arahan pelatih dan kepercayaan diri yang terus dijaga membantu mereka keluar dari situasi sulit.

"Tadi di game ketiga kan kami sempat ketinggalan, mungkin karena kami terlalu terburu-buru, ya gimana rasanya mungkin ada beban juga karena sebelumnya kami menang. Cuma karena pelatih juga komunikasi untuk tetap percaya diri saja dan akhirnya kami bisa menang," ungkap Fadia.

Dukungan suporter yang memadati Istora Senayan juga menjadi faktor penting dalam kebangkitan pasangan Indonesia. Sorakan penonton membuat Fadia/Tiwi semakin termotivasi untuk terus berjuang hingga akhir pertandingan.

"Penonton sangat luar biasa, tadi juga kami kan sempat ketinggalan tapi penonton tetap support kami, tetap berisik juga. Jadi, ya itu modal juga buat kami untuk tetap semangat terus," katanya.

Kemenangan atas pasangan peringkat tiga dunia menjadi modal berharga bagi Fadia/Tiwi yang saat ini menempati peringkat 29 dunia. Mereka berharap hasil positif tersebut dapat membantu mempercepat langkah menuju jajaran ganda putri elite dunia.

"Targetnya secepatnya kami ada di top level, ya. Bersaing bersama Lee/Baek, Liu Sheng Shu/Tan Ning dan pasangan-pasangan elit lainnya," ucap Fadia.

Pada babak kedua, Fadia/Tiwi akan menghadapi pasangan Hong Kong, Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam. Pertandingan tersebut akan menjadi pertemuan pertama bagi kedua pasangan di level internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....