Sukses Revans, Raymond Indra/Nikolaus Melaju ke Babak Dua Polytron Indonesia
- 04 Jun 2026 10:49 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, sukses melaju ke babak kedua Polytron Indonesia Open 2026 usai menaklukkan wakil Jepang, Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi ajang revans setelah kekalahan yang mereka alami pada pertemuan sebelumnya.
Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026, Raymond/Joaquin tampil dominan dan menang dua gim langsung dengan skor 21-9, 21-13. Hasil ini mengantarkan mereka ke babak kedua turnamen level BWF World Tour Super 1000 tersebut.
Kemenangan itu terasa istimewa. Pada pertemuan sebelumnya di Kaohsiung Masters tahun lalu, Raymond/Joaquin harus mengakui keunggulan pasangan Jepang tersebut dalam laga tiga gim dengan skor 12-21, 21-17, 20-22.
Joaquin mengaku bersyukur dapat meraih kemenangan di hadapan publik sendiri. Ia menilai penampilan mereka berjalan sesuai rencana dan dukungan penonton di Istora menjadi tambahan motivasi sepanjang pertandingan.
"Pertama-tama Puji Tuhan kami bisa diberi kemenangan dan tidak ada cedera, hari ini kami mainnya berjalan dengan lancar, kami bermain all out tanpa ada gangguan. Tadi menurut saya benar-benar match yang luar biasa, apalagi dari penontonnya, hampir penuh dan suara penontonnya juga membuat saya makin semangat," kata Joaquin.
Sementara itu, Raymond menjelaskan bahwa kemenangan kali ini tidak lepas dari proses evaluasi yang dilakukan setelah pertemuan sebelumnya. Mereka mempelajari permainan lawan melalui rekaman pertandingan dan menyusun strategi yang lebih matang.
"Ya pastinya, nonton video lawan, kami selalu belajar. Terus evaluasi apa saja yang kurang dari pertandingan sebelumnya dan mengantisipasi apa yang perlu dilakukan di pertandingan selanjutnya," ujar Raymond.
Hingga babak pertama berakhir, Raymond/Joaquin menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor ganda putra yang berhasil melaju ke babak kedua. Sebelumnya, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, serta Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan harus tersingkir.
Kondisi tersebut membuat perhatian publik tertuju kepada Raymond/Joaquin. Namun, Raymond menegaskan dirinya tidak ingin terbebani dengan status tersebut dan memilih fokus menampilkan permainan terbaik.
"Yang pasti kalau beban sih tentang kami tersisa dua atau gimana, saya tidak terlalu mikirin. Lebih mikirin gimana cara tampil terbaik di sini, saya mau jadi pembuktian aja sih," ungkap Raymond.
Joaquin juga mengaku termotivasi untuk menunjukkan bahwa ganda putra Indonesia masih mampu bersaing di level tertinggi dunia. Menurutnya, persaingan bulu tangkis saat ini sangat ketat dan setiap pasangan memiliki peluang yang sama untuk meraih kemenangan.
"Pas a' Ajay (Fajar Alfian) main dan kalah, tadi kami juga nonton di hotel. Pas mereka kalah, saya sama Raymond mau buktiin kalau ganda putra Indonesia bisa bersaing, tapi memang untuk persaingan dunia sekarang, dari ranking satu sampai berapa pun, saya rasa punya kesempatan yang sama untuk menang," ujarnya.
Pada babak berikutnya, Raymond/Joaquin bertekad mempertahankan performa terbaik mereka. Kemenangan atas pasangan Jepang menjadi modal berharga untuk melangkah lebih jauh di hadapan pendukung sendiri di Istora Senayan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....