Kemenpora-UGM Bersinergi, Sepakat Perkuat Pendidikan dan Riset Olahraga Nasional
- 25 Mei 2026 09:54 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) memperkuat kerja sama dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang kepemudaan dan olahraga. Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman sebagai upaya memperkuat pembangunan olahraga nasional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Penandatanganan kerja sama dilakukan pada Minggu, 24 Mei 2026 pagi. Kesepahaman tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat program kepemudaan dan keolahragaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Taufik Hidayat mengatakan, kerja sama dengan UGM diharapkan melahirkan berbagai program konkret yang berdampak luas bagi pemuda dan dunia olahraga Indonesia. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan perguruan tinggi menjadi kunci membangun ekosistem olahraga yang lebih modern dan kompetitif.
“Kami berharap kerja sama ini dapat semakin diperkuat melalui pemanfaatan big data dan teknologi digital untuk memetakan potensi pemuda Indonesia secara lebih tepat sasaran. Program-program kepemudaan dan olahraga dapat dirancang secara lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Taufik.
Ia menilai pemanfaatan teknologi digital penting untuk mendukung perencanaan program yang lebih tepat sasaran. Ia juga berharap sinergi Kemenpora dan UGM menjadi contoh kolaborasi pemerintah dan kampus dalam pengembangan olahraga nasional.
Ia menegaskan pembangunan kepemudaan dan olahraga tidak bisa dilakukan secara parsial. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar kebijakan yang dihasilkan dapat berjalan berkelanjutan.
“Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berdampak dan berkelanjutan. Semoga Nota Kesepahaman ini menjadi landasan lahirnya program-program konkret yang memberikan manfaat luas bagi insan kepemudaan dan keolahragaan Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UGM, Prof. Ova Emilia mengatakan kerja sama tersebut merupakan kelanjutan kolaborasi yang telah berjalan sejak 2014, sebagai langkah baru untuk mendukung masa depan olahraga Indonesia. “Khususnya dalam pengembangan kepemudaan dan keolahragaan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, riset, dan inovasi,” katanya.
Menurutnya, UGM selama ini juga aktif mengembangkan bidang olahraga melalui berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), termasuk cabang olahraga tingkat Olimpiade. Ke depan, kerja sama akan ditindaklanjuti melalui penguatan pendidikan, pelatihan, dan pengabdian masyarakat.
“Nanti tentunya bukan hanya untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Akan tetapi juga melalui pendidikan, pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Ova.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....