Ribuan Peserta dari 44 Negara Bakal Jelajahi Kota Magelang Lewat Red Dress Run 2026

  • 07 Mei 2026 10:41 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Red Dress Run 2026
  • Interhash 2026
  • Kota Magelang

RRI.CO.ID, Kota Magelang — Ribuan peserta dari berbagai negara akan menjelajahi Kota Magelang dalam ajang Red Dress Run Interhash 2026, Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan olahraga rekreatif berskala internasional tersebut menjadi salah satu rangkaian event Interhash yang digelar di sejumlah lokasi wisata di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Panitia Interhash 2026, Ngadisa, mengatakan sekitar 3.000 peserta dari 44 negara akan mengikuti kegiatan tersebut. Beberapa negara peserta di antaranya Australia, Brunei Darussalam, Kamboja, India, Turki, Singapura, Malaysia, hingga Indonesia sebagai tuan rumah.

“Untuk di Kota Magelang Red Dress Run tersebut akan menempuh jarak sekitar 3 kilometer. Start dari eks Bakorwil Kedu-Surakarta di Kecamatan Magelang Tengah hingga Gedung Tri Bakti Magelang di Kecamatan Magelang Selatan,” katanya, Rabu, 6 Mei 2026.

Menurut Ngadisa, peserta terbanyak berasal dari Malaysia sebanyak 500 orang. Disusul Indonesia sekitar 350 peserta dan Australia sebanyak 300 peserta.

Ia menjelaskan, Interhash atau Red Dress Run merupakan kegiatan olahraga nonkompetitif yang memadukan jalan santai, lari ringan, petualangan, dan interaksi sosial. Kegiatan tersebut lebih menitikberatkan pada kebersamaan dan pengalaman menikmati suasana kota maupun alam.

“Ini bukan lomba lari, tetapi fokus pada kebugaran, eksplorasi, dan interaksi sosial. Jadi peserta tidak sekadar berlari, tapi juga menikmati perjalanan,” ujarnya.

Setelah kegiatan di Kota Magelang, para peserta dijadwalkan melanjutkan rangkaian acara pada 9-10 Mei 2026 di Desa Tuksongo, Kecamatan Borobudur. Selain itu, juga di kawasan Candi Plaosan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

Sementara itu, penutupan acara akan digelar di Tebing Breksi. Lokasi tersebut dipilih sebagai bagian dari promosi wisata dan budaya di kawasan Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menilai kegiatan internasional tersebut memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Menurutnya, sektor jasa, perhotelan, kuliner, hingga usaha kecil turut merasakan manfaat dari kedatangan peserta mancanegara.

Event ini memberikan dampak yang positif pada perekonomian yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari perhotelan, kuliner hingga usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat citra Kota Magelang sebagai kota bersejarah. Selain itu, juga sebagai destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....